Arab Saudi Bersyukur Indonesia Batalkan Pemberangkatan Haji

Menteri Agama (Menag) RI, Fachrul Razi (Dok Istwm)

KBRN, Jakarta: Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi rapat bersama Komisi VIII DPR RI, guna evaluasi mekanisme keputusan Menag terkait pembatalan keberangkatan jemaah haji 2020.

Dalam rapat tersebut, Menag Facrul juga sempat menuturkan bahwa pihaknya telah bertemu dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Essam bin Abed Al-Thaqafi.

Dan mereka berdua turut mendiskusikan perihal kuota haji. 

Saat ini, Arab Saudi berkeinginan memberikan 70 persen kuota haji mereka untuk para ekspatriat di negara mereka sendiri (Arab Saudi). 

"Saat saya tanya apakah ada kuota khusus untuk kedutaan kita di Saudi Arabia, mereka mengatakan belum ada keputusan tentang itu. Tetapi kami sepakat (kata pihak Saudi), 70 persen dari 10.000 (kuota haji) akan kami berikan kepada ekspatriat," papar Fachrul saat melangsungkan rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (7/7/2020).

Meski demikian Facrul menuturkan bahwa pihaknya hingga kini masih merumuskan mekanisme terkait pelaksanaan ibadah haji saja.

"Bagaimana mekanismenya sedang kami rumuskan," tuturnya.

Fachrul juga menjelaskan bahwa pihaknya belum mendapatkan keputusan akhir dari Arab Saudi terkait dengan kuota haji bagi ekspatriat tersebut.

Pemerintah Arab Saudi, kata Fachrul, malah mengapresiasi keputusan Indonesia membatalkan pemberangkatan jemaah haji di tengah pandemi Covid-19.

Pembatalan itu sebelumnya ditetapkan lewat Keputusan Menteri Agama No 494 Tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji.

"Beliau (Essam bin Abed Al-Thaqafi) menyampaikan apresiasi atas dukungan Indonesia terhadap keputusan Saudi membatasi jemaah haji tahun ini," ucapnya.

Pemerintah Arab Saudi sebelumnya sudah memastikan penyelenggaraan ibadah haji pada tahun ini tetap berjalan, meski dengan kuota jemaah terbatas.

Menurut Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Essam bin Abed Al-Thaqafi, kuota jemaah haji yang diberikan Pemerintah Arab Saudi tahun ini hanya 10.000 orang.

Dari jumlah itu, sebagian besar diperuntukkan bagi warga asing atau kalangan ekspatriat yang berdomisili di Arab Saudi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00