Jokowi Ingin Polri Ubah Kelemahan Jadi Kekuatan

KBRN, Jakarta: Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta Kepolisian Ri (Polri) untuk mengubah kelemahan menjadi kekuatan.

Pasalnya menurut dia, tugas Polri di masa pandemi COVID-19 menjadi semakin berat dan tidak mudah, mengingat tantangan yang dihadapi cukup besar. Selain membantu penerapan protokol kesehatan, Polri di seluruh wilayah juga harus tetap ingat dengan sejumlah agenda strategis mereka, diantaranya reformasi instansi secara total dan membantu pengamanan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020. 

"Walaupun saat ini Polri fokus dalam membantu mengendalikan pandemi COVID-19 tapi berbagai agenda strategis Polri tidak boleh dilupakan. Jajaran Polri harus terus mereformasi diri secara total, selalu berupaya memperbaiki diri untuk lebih profesional dan modern. Ubah semua kelemahan menjadi sebuah kekuatan. Saya ingatkan, bahwa Polri akan menghadapi tantangan yang semakin berat dan semakin kompleks, mulai dari kejahatan konvensional, kejahatan lintas negara, kejahatan berimplikasi kontijensi, sampai dengan kejahatan terhadap kekayaan negara," pesan Jokowi saat menjadi Inspektur Upacara di Peringatan HUT Bhayangkara ke 74 di Istana negara secara virtual pada Rabu (01/07/20).

Jokowi mengingatkan, bahwa potensi ancaman stabilitas keamanan dalam negeri juga perlu terus diwaspadai utamanya menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak di akhir tahun 2020. 

"Selain tugas yang sama pernah dilakukan di Pilkada Tahun 2017 dan 2018, kali ini juga harus menjaga protokol kesehatan. Saya tahu tugas ini tidaklah mudah namun saya yakin Polri TNI serta penyelenggara dan pengawas Pemilu akan mampu menjalankan tugas ini dengan baik," jelas Presiden. 

Pelaksanaan HUT Bhayangkara ke 74 secara virtual dari Istana Negara begitu ketat protokol kesehatannya. Menteri undangan yang hadir hanya dua orang, yaitu Menkopolhukam Mahfud MD dan Menhan Prabowo Subianto. Dari pihak Kepolisian pun yang hadir hanya perwira tinggi dan juga tentunya hadir Panglima TNI dan para Kepala Staff TNI.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00