76,9 Persen Permohonan SIKM Ditolak Pemprov DKI Jakarta

Ilustrasi SIKM (Dok. Istimewa)

KBRN, Jakarta : Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu mencatat permohonan yang telah dilakukan penelitian administrasi dan penelitian teknis didapatkan hasil verifikasi, hanya 8,6% dari total permohonan atau 4.265 permohonan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM), dinyatakan telah memenuhi persyaratan sehingga SIKM dapat diterbitkan secara elektronik, dan sebanyak 2.642 permohonan SIKM menunggu divalidasi penjamin/penanggung jawab.

"76,9% dari total permohonan atau 38.052 permohonan SIKM dinyatakan, Ditolak/Tidak Disetujui,” ujar Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, Benni Aguscandra dalam keterangan tertulis yang diterima rri.co.id, Rabu (3/6/2020) malam.

Sejak dibuka pada Jumat 15 Mei lalu, berdasarkan database terakhir, Rabu tanggal 3 Juni 2020, total 630.825 pengguna berhasil mengakses perizinan SIKM dari website https://corona.jakarta.go.id/id/izin- keluar-masuk-jakarta dan tercatat 49.483 permohonan SIKM yang diterima. Dari total permohonan yang diterima tersebut, terdapat 4.524 permohonan yang masih dalam proses karena baru saja diajukan pemohon.

“Dalam waktu tiga hari, petugas DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta telah berhasil merampungkan penelitian administrasi dan teknis perizinan terhadap lebih dari 21 ribu permohonan SIKM, bahkan kami juga tetap memproses pada hari libur nasional, sabtu dan minggu,” ujarnya.

Sebagai surat yang saat ini diincar oleh warga Jakarta maupun warga yang diluar Kota Jakarta langsung diakses oleh berbagai kalangan. Pihaknya juga mencatat permohonan yang diajukan untuk mendapatkan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) mencapai 630.825 orang.

“Pengguna yang berhasil mengakses perizinan SIKM mencapai 630.825 dan tercatat 49.483 permohonan berhasil diajukan," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00