Tatanan Kehidupan Baru Harus Terapkan Protokol Kesehatan

Menko PMK saat meninjau Tatanan kehidupan normal baru di Kampung Tangguh Mandiri (KTM), di Jawa Timur (Dok. Istimewa)

KBRN, Jakarta : Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, Tatanan Kehidupan Baru artinya masyarakat hidup normal kembali dengan tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Tidak cukup hanya memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak atau menghindari kerumunan, tetapi lebih spesifik mematuhi seluruh aturan selama berada di area publik.

"Sebetulnya yang dimaksud normal kembali itu, ya menuju normal. Tetapi memang masih belum bisa penuh karena masih harus bersama-sama Covid-19, maka normalnya itu harus dengan syarat-syarat tertentu, antara lain mematuhi protokol kesehatan," ujar Muhadjir di Jakarta, Rabu (3/6/2020).

Kendati demikian, dalam upaya pemulihan dampak ekonomi akibat Covid-19, pemerintah akan memperpanjang periode pemberian bantuan sosial. Salah satunya bantuan sosial tunai yang awalnya hanya sampai bulan Juni ini, akan diperpanjang hingga Desember mendatang. Hanya bantuan yang diberikan dari semula Rp600 ribu berkurang menjadi Rp 300 ribu. Pengurangan ini seiring geliat ekonomi setelah pemberlakuan Kehidupan Normal Baru.

"Pengurangan ini untuk seluruh indonesia. Sementara hingga kini, Bantuan Sosial Tunai dari Kemensos ini sudah (tersalurkan) mendekati 90 persen, sedangkan sisanya 10 persen itu masuk wilayah remote area yang sulit dijangkau. Dan Presiden sudah menyetujui untuk tidak diberi bertahap persatu bulan, tapi langsung tiga bulan sekaligus khusus wilayah tersebut,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00