Komisi X DPR Fasilitasi Mahasiswa Bertemu Kemendikbud

istimewa.jpeg

KBRN, Jakarta: Dengan viralnya  tagar#MendikbudDicariMahasiswa yang menjadi trending di Twitter, Komisi X DPR RI ikut mengomentari terkait hal tuntutan mahasiswa soal pembayaran uang kuliah tunggal (UKT) saat pandemi virus Corona.Menurut Komisi X , Syaiful Huda berpendapat bahwa mereka siap memfasilitasi pertemuan antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan perwakilan mahasiswa.

"Kami menilai ramainya tagar #MendikbudDicariMahasiswa sebagai bentuk kebuntuan komunikasi antara para mahasiswa dengan jajaran Kemendikbud. Jika diperlukan kami siap mencairkan kebuntuan komunikasi tersebut dengan mengundang Mendikbud maupun perwakilan Aliansi BEM untuk bicara bersama," ujar Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda, kepada wartawan Rabu (3/6/2020).

Ia mengatakan UKT merupakan pembayaran uang kuliah berdasarkan penghasilan orang tua. Dia menyebut saat pendami ini, relaksasi UKT adalah salah satu pilihan untuk memberikan keringanan kepada mahasiswa.

"UKT merupakan model pembayaran kuliah yang berbasis penghasilan orang tua, jika banyak orang tua yang mengalami penurunan pendapatan selama wabah COVID-19, maka sudah sewajarnya ada kebijakan relaksasi besaran UKT yang harus dibayarkan oleh mahasiswa," ujarnya.

Huda menuturkan munculnya tagar tersebut karena pertemuan antara Kemendikdud dan mahasiswa tidak kunjung terealisasi. Menurut Huda, perwakilan mahasiswa sudah melayangkan surat pertemuan dengan Kemendikbud sejak 29 April lalu, namun hingga saat ini audiensi itu belum terlaksana.

"Namun ternyata sampai kemarin permohonan audiensi itu tidak mendapat tanggapan, sehingga munculah tagar #MendikbudDicariMahasiswa yang sempat menjadi trending di media sosial," ujarnya.

Dengan demikian, Huda berharap Kemendikbud menyiapkan waktu untuk melakukan komunikasi dengan mahasiswa. Huda menegaskan, Komisi X siap memfasilitasi pertemuan tersebut.

"Artinya skema bantuan sudah, hanya saja kurang terkomunikasikan dengan baik. Maka kami berharap jajaran Kemendikbud menyiapkan waktu untuk beraudiensi dengan mahasiswa. Kami siap memfasilitasi pertemuan perwakilan mahasiswa dan Kemendikbud baik secara online maupun tatap muka," pungkasnya.

Sebelumnya, Pelaksana tugas Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Prof Nizam memastikan tidak ada kenaikan UKT pada saat pandemi COVID-19. Dia menyebut jika ada kampus yang menaikkan UKT, kebijakan itu diambil sebelum pandemi Corona.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00