Tagar #BalikinDanaHaji Trending Topic Twitter

Foto kaskus

KBRN, Jakarta: Tanda pagar (Tagar) #BalikinDanaHaji masih memuncaki trending topic Twitter di Indonesia, Rabu (3/6/2020), pasca putusan Menteri Agama Fachrul Razi untuk menunda pelaksanaan ibadah haji tahun ini. 

Dari pantauan rri.co.id terdapat belasan ribu cuitan yang menggunakan tagar #BalikinDanaHaji hingga menjadi topik pencarian populer. Warganet menuntut kejelasan mengenai ujung dari pembatalan ibadah haji 2020. 

“Haji 2020 Ditiadakan, Dana US$600 Juta Akan Dipakai Perkuat Rupiah .. total dana haji yang dikelola BPKH saat ini telah mencapai Rp135 triliun. Sebagian besar dana itu digunakan untuk mendukung  (APBN)

Duit rakyat lho itu.. #BalikinDanaHaji,” cuit akun @Ghane_sa.

“Yang lebih kecewa itu umat islam..pembatalan karna corona masih bisa di maklumin..tapi kalo dana nya di pake utk hal lain apa bisa di bilang pantas? #BalikinDanaHaji #BalikinDanaHaji,” timpal akun @MglSutrisno.

Sebelumnya, Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan pembatalan ibadah haji 2020 merupakan keputusan yang cukup pahit dan sulit, namun harus dilakukan dengan berbagai pertimbangan. 

Fachrul Razi mengatakan pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jamaah haji pada musim haji 2020/1441 Hijriah karena pertimbangan pandemi Covid-19.

"Pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jamaah haji pada tahun 2020/1441 Hijriah," kata Menag dalam konferensi pers mengenai penyampaian keputusan pemerintah terkait penyelenggaran ibadah haji 2020/1441 Hijriah di Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Namun Fachrul menekankan, jika ada jemaah haji yang batal berangkat tahun ini membutuhkan uang pelunasan yang sudah disetor sebagai Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih), maka mereka bisa menariknya kembali.

"Setoran pelunasan Bipih juga dapat dimintakan kembali oleh jemaah haji yang bersangkutan kalau dia butuhkan, silakan. Kami akan mendukung itu semua dengan sebaik-baiknya," tekannya.

Opsi lain yang ditawarkan Menag adalah jemaah haji reguler dan khusus yang telah melunasi setoran Bipih tahun ini akan menjadi jemaah haji tahun 2021. Makanya dana Bipih mereka akan disimpan dan dikelola secara terpisah oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Fachrul Razi memastikan para calon jamaah haji bakalan mendapatkan setoran nilai manfaat sesaat sebelum mereka berangkat ke Tanah Suci.

“Nilai manfaat dari setoran pelunasan itu juga akan diberikan oleh BPKH kepada jemaah paling lambat 30 hari sebelum pemberangkatan kloter pertama penyelenggaraan haji 1442H/2021M,” demikian Fachrul Razi. 

Pembatalan pemberangkatan jamaah haji tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 494/2020. Sesuai dengan amanat undang-undang selain persyaratan ekonomi dan fisik, kesehatan dan keselamatan jamaah haji harus diutamakan mulai dari embarkasi, di Tanah Suci hingga kembali ke Tanah Air. (Foto: Istimewa)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00