Kota Bandung Tetapkan PSBB Proporsional

KBRN,Bandung: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melonggarkan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dari maksimal menjadi proposional hingga, Jumat (12/6/2020) mendatang. Beberapa sektor diperkenankan beraktivitas pada angka 30 persen.

Pemkot Bandung telah melaksanakan PSBB maksimal dengan hanya memperbolehkan masyarakat melakukan aktivitas terkait kebutuhan pokok, kesehatan dan media. Sedangkan di luar tersebut, tidak diperbolehkan. Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengatakan telah melakukan koordinasi dengan Gubernur Jawa Barat, Ridawan Kamil.

"Rapat terbatas forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Bandung, Jumat (29/5) terkait evaluasi PSBB. PSBB di Kota Bandung tetap dilaksanakan, namun berubah dari maksimal menjadi proposional," kata Oded kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Jumat (29/05/2020).

Dalam pelaksanaannya, Surat Keterangan PSBB dipastikannya memang proposional untuk Bandung saat ini.

PSBB proposional juga menuntut aktivitas bisa dilakukan bertahap pada komunitas komunitas yang memiliki tingkat penyebaran covid-19 rendah. Evalusi, diakuinya pula akan dilakukan bertahap.

"Tadi disimpulkan bertahap, kita cari potensi virus lebih rendah diantaranya kantor yang negeri dan swasta. Kami coba disampaikan dalam rapat bertahap 30 persen (aktivitas)," ucapnya.

Dengan demikian, aktivitas di tempat ibadah bisa dilakukan oleh masyarakat namun dibatasi 30 persen. Mulai aktivitas jual beli makanan pun dibatasi untuk makan ditempat yaitu sekitar 30 persen. Selain itu, aktivitas diperkenankan sebanyak 30 persen tetap harus memperhatikan protokol kesehatan secara ketat.

"Di dalam rapat tadi, untuk mal dan pusat perbelanjaan masih belum (diperbolehkan beroperasi) tapi bertahap. Kalau pendidikam sepakat belum. Pada PSBB proposional pun tidak akan ada lagi pos cek poin," paparnya.

Edukasi dan sosialisasi tentang pencegahan covid-19 juga akan dilakukan untuk seluruh warga Bandung.

"Gini, karena kita kalau dilihat dari penelitian, kecamatan masih ada dua yang merah dan 28 masih hitam. Semuanya akan diawasi secara ketat. Terkait penyekatan jalan, menurutnya masih dilakukan buka tutup jalan," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00