SARS-CoV-2 di Indonesia, Miliki Tiga Karakteristik

KBRN, Jakarta: Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Prof. Amin Soebandrio mengungkapkan bahwa dalam perkembangan penelitian yang dilakukan oleh pihaknya terkait adanya wabah virus SARS-CoV-2 atau yang biasa disebut virus Coronavirus di Indonesia memiliki karakteristik virus yang berbeda-beda, sesuai dengan negara-negara tempat awal penyebarannya sebelum masuk ke Indonesia.

Ia mengatakan bahwa setidaknya terdapat 3 karakteristik virus Corona yang menyebar di Indonesia, yang berasal dari sejumlah negara-negara yang lebih dahulu terpapar dari virus Corona.

"Kami bisa mengetahui, bahwa dari virus yang pertama itu memang asalnya dari Wuhan, tetapi gak langsung dari Wuhan ke Indonesia. Ada yang ke Amerika dulu, ada yang ke Eropa dulu, ada yang ke Australi dulu, baru ke Singapura baru masuk ke Indonesia," kata Amin melalui sambungan teleponnya, saat berdialog bersama Pro-3 RRI, Jakarta (23/5/2020).

Lebih lanjut Ia mengungkapkan bahwa dari hasil penelitian LBM Eijkman terkait siklun Genom Coronavirus tersebut, maka menemukan bahwa hasil analisis urutan Genom virus Corona di Indonesia, tidak termasuk kedalam 3 kelompok genom Coronavirus yang tersebar di dunia.

"Jadi urutan-urutan genom itu yang menunjukan ciri khas. Di analisis memang virus di Indonesia, ada yang tidak termasuk kedalam kelompo-kelompok yang sudah di buat di dunia. Jadi di dunia awalnya ada 3 kelompok besar, dan ternya virus di indonesia tidak termasuk kedalam itu," ungkapnya lagi.

Meski dalam perkembangan secara global penelitian terkait virus Corona yang dinyatakan memiliki 6 kelompok karakteristik virus, namun Ia juga menuturkan bahwa dari hasil penelitian pengembangan Coronavirus di Asia Tenggara khususnya di Indonesia, merupakan kelompok virus baru.

"Ternyata belum masuk kesitu juga. Jadi keliatannya ada kelompok baru lagi yang dari Asia Tenggara," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00