Larangan Mudik, Pelabuhan Besar Sepi Penumpang

Tidak seperti biasanya, jelang lebaran, Pelabuhan Merak nampak lengang Jumat pagi, 22 Mei 2020 (Ant/Galih Pradipta)

KBRN, Jakarta : Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, arus penyeberangan penumpang di Pelabuhan Merak mengalami penurunan penumpang hingga 98,3 persen jika dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Berdasarkan pantauan aerial Pelabuhan Merak, Banten, nampak hanya satu kapan ASDP yang hendak merapat sejak tadi pagi, seperti dilansir Antara, Jumat (22/5/2020).

Penyebab terjadinya penurunan penumpang di pelabuhan penyeberangan yang menghubungkan pulau Jawa dengan Sumatera tersebut karena adanya aturan larangan mudik dari pemerintah demi mencegah penyebaran COVID-19.

BACA JUGA: Masyarakat Penentu Sukses Tidaknya Penanggulangan Covid-19

Dengan diberlakukannya larangan mudik untuk menekan penyebaran Covid-19, Pelabuhan Merak, Banten, sepi penumpang (Ant/Galih Pradipta)

Memang tetap ada penumpang dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Sumatera, tiba di Merak sejak Kamis (21/5) malam, namun tetap tak bisa menyembunyiklan keheningan sepi penumpang.

Perlu diketahui, petugas kepolisian juga sejak kemarin menggelar operasi dengan memeriksa penumpang bus yang melintas di pintu Gerbang Tol Merak, Banten, Kamis (21/5/2020) malam.

Pemeriksaan tersebut sebagai upaya penyekatan gelombang pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dari arah Jakarta menuju pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak.

Petugas kepolisian memeriksa penumpang dalam operasi penyekatan pengendara di tol Merak, Banten (Ant/Galih Pradipta)

Selain memeriksa tiap penumpang bus antar provinsi, petugas juga memeriksa dengan seksama semua mobil angkutan barang seperti truk maupun mobil box, guna menghindari lolosnya pemudik yang diselundupkan hingga barang-barang tak diinginkan lainnya, semisal narkoba.

Selanjutnya : Ketapang dan Gilimanuk

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00