Imbas COVID-19, Pekerja yang Dirumahkan Capai 1,7 Juta Orang

Ilustrasi Pekerja Terkena PHK Atau Dirumahkan Akibat COVID-19 (Foto Istimewa).jpg

KBRN, Jakarta : Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI melaporkan, hingga 12 Mei 2020 jumlah tenaga kerja yang dirumahkan maupun terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dampak dari virus corona (COVID-19) mencapai 1.722.958 orang.

Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kemnaker, Haiyani Rumandang menyebut, jumlah tersebut terdiri dari pekerja formal yang dirumahkan sebanyak 1.032.960 pekerja dan pekerja formal yang di PHK sebanyak 375.165 orang.

"Untuk pekerja informal terdampak sekitar 316.000. Jadi kalau dihitung pekerja dirumahkan, pekerja diPHK formal dan informal itu 1.770.913 orang. Data ini sudah lengkap datanya," kata Haiyani, Selasa (12/5/2020).

Untuk perusahaan yang telah melakukan PHK serta merumahkan pegawainya mencapai 80.000, yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Jumlah perusahaan seluruh Indonesia, untuk PHK itu ada 41.000. Untuk yang dirumahkan ada 44.000 perusahaan. Kami terus-menerus melakukan akurasi data," ucapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00