Keuskupan Agung Jakarta Imbau Ummat Katolik Ibadah di Rumah, Tekan Penyebaran Wabah Covid-19

KBRN, Jakarta : Keuskupan Agung Jakarta mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tertanggal 19 Maret 2020 Nomor 159/3.5.1.2/2020. SK tersebut mulai efektif berlaku sejak 20 Maret hingga 3 April 2020. Namun seiring berjalannya waktu, SK tersebut kembali diperpanjang masa berlakunya hingga 30 April 2020.

Sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Nomor 170/3.5.1.2/2020,  semua kegiatan ibadah yang mengumpulkan orang banyak untuk sementara waktu ditiadakan. 

Kegiatan ibadah seperti Misa Mingguan, Misa harian akan disiarkan secara online atau streaming melalui siaran TVRI (Televisi Republik Indonesia) RRI (Radio Republik Indonesia dan Channel Youtube. Termasuk diantaranya seluruh rangkaian kegiatan Ibadah Misa Pekan Suci 2020. 

Disamping itu, semua kegiatan kerohanian dan pastoral bersama seperti Misa lingkungan, Misa Ujub hungga renungan sampai rapat atau pertemuan untuk sementara waktu juga ditiadakan.

“Hal ini seiring dengan imbauan pemerintah sejak pertengahan Maret 2020 hingga pada Minggu, 5 April 2020, dikeluarkannya imbauan oleh Kementrian Agama (Kemenag) Republik Indonesia,” kata Susyana Suwadie, Humas Gereja Katedral Jakarta dalam keterangan tertulisnya kepada RRI.co.id di Jakarta, Minggu (5/4/2020).

Susyana dalam kesempatan ini juga mengimbau agar Umat Katolik di Keuskupan Agung Jakarta termasuk Gereja Katedral Jakarta  turut serta melaksanakan imbauan pemerintah untuk tetap tinggal di rumah guna membantu memutus mata rantai penularan wabah Coronavirus (Covid-19). 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00