Pesan Arminsyah yang Selalu Dikenang Anak-anaknya

KBRN, JAKARTA: Putra kedua Arminsyah bernama Andreansyah, memberikan sambutan dan mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh hadirin yang telah datang untuk mengantar kepergian ayah beliau untuk yang terakhir kalinya. 

Atas nama mendiang Ayahnya, beliau juga meminta maaf atas semua perilaku almarhum semasa hidup, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. 

Andrean juga selalu ingat pesan Ayahnya semasa hidup, yang berkaitan dengan Surah dalam Qur'an Al-Insyirah Ayat 5 dan 6. 

"Fa inna ma'al-'usri yusr, inna ma'al-'usri yusr. Ayah saya selalu mengatakan itu. Bahwa setiap kesulitan selalu ada kemudahan, dan setiap ada kesulitan selalu ada kemudahan," ujar Andreansyah saat memberikan kata sambutan di rumah duka, Jalan Merpati Emas 5 Blok B6 No.1, perumahan Tanjung Mas Raya, Jakarta Selatan, Minggu (5/4). 

BACA JUGA: Almarhum Arminsyah Bagi Rekan Sejawat : Pribadi Humble, Selalu Nyapa Duluan

"Itulah kenapa, Ayah saya selalu mengatakan, mungkin kita sering dengar, mari kita hidup dengan penuh semangat, bersungguh-sungguh dalam berikhtiar dan ikhlas ketika bertawakal," sambungnya. 

Seperti yang kita ketahui, Keluarga besar Kejaksaan Agung Republik Indonesia kini tengah diselemuti duka yang mendalam. Wakil Jaksa Agung RI, Arminsyah telah berpulang ke Maha Kuasa, karena insiden kecelakaan tunggal yang menyebabkan mobil terbakar. 

Kecelakaan laka lantas itu terjadi di Tol Jagorawi KM 13 kemarin sore. Beliau disemayamkan di rumah duka, perumahan Tanjung Mas Raya, Jakarta Selatan dan dimakamkan di TPU Pedongkelan, Jakarta Barat. 

Arminsyah merupakan jaksa kelahiran Padang, Sumatera Barat, pada 3 Mei 1960 silam. Ia dilantik menjadi Wakil Jaksa Agung pada 15 November 2017 dan akan pensiun bulan depan atau genap ketika usiannya 60 tahun.

BACA JUGA: Arminsyah, Putra Terbaik Adhyaksa yang Sangat Dermawan Membantu Warga

Arminsyah dan istri dikarunia 3 orang anak. Anak pertama Arminsyah, Armita Wilanda, menyandang gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia.

Sedangkan anak kedua, Adreansyah, mendapatkan gelar sarjana kimia dari ITB Bandung. Lalu putra ketiga Arminsyah, Arfiansyah, mendapat gelar sarjana teknik dari ITS Surabaya.

Pada kesempatan yang sama, sayangnya, putri sulung beliau bernama Armita Wilanda, tidak dapat hadir dan melihat jenazah Ayahnya untuk terakhir kali. 

Hal ini disebabkan karena Armita saat ini tengah menempuh perkuliahan di Australia, yang mana negara tersebut telah menetapkan lockdown sementara akibat dampak COVID-19.

"Anaknya yang pertama gak bisa pulang, karena sedang di lockdown di Australi. Baru besok, 2 hari ngurusin kepulangannya," ujar seorang Ibu yang tidak ingin disebutkan namanya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00