Jumlah Penumpang Turun Drastis, 29 PO Bus Terminal Pulogebang Tutup Sementara

KBRN, Jakarta : Komandan Regu Terminal Terpadu Pulogebang Jakarta, Anwar Mansyur kepada RRI mengatakan, jumlah penumpang di terminal tersebut mengalami penurunan yang sangat signifikan dibanding data akhir Maret lalu. 

Data tersebut merujuk pada data harian, per 3 April 2020 jumlah kedatangan penumpang dari luar daerah sebanyak 197 orang. Sedangkan jumlah keberangkatan penumpang dari Jakarta mencapai 461 orang. 

Sementara pada akhir Maret, jumlah penumpang yang berangkat dari Terminal Pulogebang menembus angka 2000. 

"Malah justru penurunan makin hari makin turun dan sekarang puncak penurunan hingga 80 persen," ujar Anwar saat dihubungi RRI melalui sambungan telepon, di Jakarta, Jumat (3/4/2020). 

Diberitakan sebelumnya, pemerintah telah mengimbau warga Indonesia untuk tidak melakukan mudik lebaran nanti. Namun, karena imbauan itu, pemudik judtru beramai-ramai memadati terminal bus dengan dalih pulang kampung duluan.

Seperti kita tahu, bahwa DKI Jakarta telah menjadi epicentrum baru atas pandemi Covid-19. 

Lebih lanjut Anwar menambahkan, imbas penurunan jumlah penumpang tersebut sejumlah PO Bus Antar Kota Antar Provinsi yang terdaftar di Terminal Pulogebang terdampak 'gulung tikar' untuk sementara.

Langkah itu diambil lantaran biaya operasional lebih besar dibanding pemasukan yang diterima. 

"Dari kemarin sampai dengan saat ini, ada 29 loket PO Bus dari jumlah keseluruhan PO yang terdaftar, ada 92 loket," kata Anwar. 

"Kebijakan dari PO masing-masing itu membatalkan sendiri, karena jumlah penumpang yang tidak memadai dan alasan biaya operasional terdampak (tidak ketutup)," sambungnya. 

ke-29 daftar PO Bus yang terdampak itu antara lain, tujuan Jawa Tengah/Jawa Timur sebanyak 24 loket, tujuan Sumatera 2 loket, NTB 2 loket, dan tujuan Merak ada satu loket. 

"Khususnya untuk tujuan Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Merak yang sudah tidak beroperasi lagi untuk saat ini," tutup Anwar. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00