Belum Ada Komunikasi dengan Pemerintah, Empat Mahasiswa di Hubei Berharap Dipulangkan

KBRN, Jakarta : Empat mahasiswa asal Indonesia masih tertahan di Hubei Cina. Keempatnya berharap bisa dipulangkan ke Tanah Air.

Reza salah satu mahasiswa tersebut menginformasikan, dirinya dan tiga orang lainnya dalam kondisi fisik yang sehat. Namun memang dalam kondisi psikologis yang sering terguncang.

"Fisik sehat, mental yang naik turun, ruang gerak begitu terbatas. Serba gak nyaman," Reza pada Pro3 RRI, Selasa (25/2/2020).

Baca juga : Covid-19 Merebak di Korea Selatan, Ini Langkah Antisipasi KBRI Seoul

Baca juga : Pemerintah Pastikan Pemulangan ABK WNI Diamond Princess Gunakan Pesawat Garuda

Baca juga : Besok, 188 WNI di Kapal Pesiar World Dream Dievakuasi KRI Soeharso

Untuk kembali ke Indonesia, Reza menyebut belum ada pembahasan terkait hal itu. Reza sendiri tertingal dalam rombongan mahasiswa yang dipulangkan yang lalu, disebabkan kondisinya yang dalam suhu badan tinggi.

"Memang belum ada pembahasan. Tapi berharap bisa dipulangkan. Evakuasi keinginan pasti ada, nunggu dari pemerintah dulu, apakah dievakuasi atau tidak," ujarnya. 

Reza yang mengambil studi Strata Satu di Hubei University of Science and Technology ini menyebut, karena tidak diperbolehkan ke luar asrama, rasa bosan memang sering muncul.

"Kesulitan aktivitas dibatasi. Bosan, gak bisa ngapa-ngapain. Kuliah via online. Makan bisa, ada juga disediakan dari kampus. Seluruh provinsi Hubei menerapkan kondisi seperti ini," ungkapnya.

Mahasiswa asal Surabaya ini berharap solusi dan doa dari masyarakat Indonesia untuk kesehatannya.

"Berharap bisa dipulangkan dan minta doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar diberi kesehatan," harapnya.

(Foto : Kondisi di Wuhan, provinsi Hubei, China, Minggu (26/1/2020). ANTARA FOTO/cnsphoto via REUTERS/nz/cfo)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00