Elektabilitas Anies Baswedan Tinggi, Median : Dipilih Orang Karena Religius Sahabat Ulama

KBRN, Jakarta : Lembaga survei Media Survei Nasional (Median) menemukan adanya penyebab tingkat elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mendapatkan elektabilitas tertinggi setelah Prabowo Subianto dengan mengantongi angka 15,8 persen, dikarenakan adanya sosok Anies Baswedan yang dinilai publik sangat religius dan dekat dengan para ulama.

Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun mengatakan bahwa dari hasil surveinya tersebut terdapat tiga penyebab besar publik memilih Anies dengan elektabilitasi yang tinggi.

Tiga penyebab tersebut yakni adanya sosok Anies yang religius dan dekat dengan ulama (15,1 persen), cerdas dan pintar (11,3 persen), dan tutur kata bagus (8,8 persen).

"Orang-orang memilih Pak Anies Baswedan, satu dianggap religius dan dekat dengan ulama. Tidak ada yang salah juga dengan itu, tapi karakter pemilihnya begitu," ujar Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun dalam konferensi pers rilis survei di kawasan Cikini, Jakarta (24/2/2020).

Rico juga menjelaskan, adanya alasan pemilih yang mengatakan Anies Baswedan bersosok religius atau dekat dengan ulama, disebabkan karena kemungkinan Anies dipandang dekat dengan gerakan 212.

Ia juga menuturkan keterpilihan Anies, belum ada hubungannya dengan kompetensi akan tetapi lebih dikaitkan dengan terbelahnya masyarakat sejak pemilihan gubernur 2017 lalu.

Sementara untuk hasil survei alasan kinerja Anies, kepada Reporter RRI dan sejumlah awak media yang hadir, Rico Marbun mengungkapkan bahwa Gubernur DKI Jakarta tersebut hanya mendapatkan tujuh persen, yang berbanding terbalik dengan nama Prabowo yang memperoleh hasil survei elektabilitas tertinggi dengan mencapai angka 18,8 persen pasca Pemilihan Presiden 2019 silam.

Dengan begitu menurut Rico, adanya tingkat elektabilitas Anies Baswedan yang dapat meningkat seiring kinerjanya sebagai gubernur orang nomor satu di DKI Jakarta tersebut, jika Anies dapat mengatasi permasalahan ibu kota.

"Mungkin Anies Baswedan harus bekerja serius, jadi apa yang dia lakukan itu sekarang ini, itu sudah ada limitnya. Itu dia bisa naikan kalau dia kinerjanya membaik, seperti misalnya tentunya mengatasi banjir dan sebagainya, barulah (elektabilitas) dia bisa naik," kata Rico. 

Adapun survei yang dilakukan oleh Media Survei Nasional pada dua pekan diawal bulan Februari silam, dilakukan terhadap 1.200 responden yang memiliki hak pilih.

Survei tersebut memiliki Margin of error sebesar kurang lebih 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan pengambilan sampel yang dipilih secara random dengan multistage random sampling dan proporsional serta dengan proporsional atas populasi provinsi dan gender.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00