Unair Bentuk Tim Kaji Obat Vaksin Corona

KBRN, Surabaya : Wabah corona di Wuhan China menjadi perhatian serius. Bahkan puluhan orang dinyatakan meninggal dunia karena terjangkit virus.

Berbagai upaya dilakukan untuk melakukan pencegahan. Salah satunya dengan terus melakukan kajian dan inovasi untuk menemukan vaksin corona. Seperti yang dilakukan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, dimana sebagai kampus Pendidikan dan riset, Unair terus berusaha melakukan langkah konkrit, cepat, efisien dan efektif untuk bisa menanggulangi virus tersebut.

"Diharapkan bisa menghasilkan vaksin yang bisa menyembuhkan atau mencegah tertularnya virus tersebut pada manusia,” ujar Prof M. Nasih, Senin (27/1/2020).

Ia menambahkan ada beberapa langkah yang sudah disiapkan oleh Unair yakni dengan menyiapkan tim untuk mewaspadai terus perkembangan penyebaran virus corona.

Selain itu, UNAIR melalui RSUA dan lembaga penyakit tropis yang merupakan pusat unggulan iptek di Indonesia bersiap dan bersiaga penuh untuk bisa menerima dan menangani mereka yang diduga terkena virus corona.

"Ini adalah tugas bersama bagi peneliti UNAIR dalam menangani virus tersebut. Paling tidak peneliti UNAIR juga harus bisa menemukan vaksin dan kajian-kajian penelitian yang lebih dalam tentang penangan dan penanggulangan virus corona yang sekarang sedang mewabah," tuturnya.

Saat ini yang harus dilakukan dijelaskan Prof Nasih yakni mengantisipasi, menanggulangi dan menangani mereka yang diduga terkena virus corona. Sementara itu, UNAIR menggandeng pakar-pakar epidemiologi, kedokteran, lembaga tropis dan beberapa bidang terakit juga gencar melakukan sosialisasi antisipasi agar masyarakat tidak takut dan tenang dalam menghadapinya.

"Masyarakat diimabu untuk tidak takut dan tenang dalam menghadapinya," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00