Usai Ditangkap, Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Ditunggu Polda Jateng

KBRN, Jakarta : Kabid Humas Polda Jawa Tengah (Jateng) Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan, penangkapan Totok Santoso Hadiningrat dan Dyah Gitarja, raja dan ratu Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo karena merespon banyak laporan masyarakat yang resah terhadap aktivitas keduanya.

"Semenjak kemarin, kejadian mereka mengikrarkan membuat suatu kerajaan, semua masyarakat resah dan membuat laporan. Respon laporan itu, sehingga ditunjuk tim melakukan penyelidikan," ungkap Iskandar, pada Pro3 RRI Selasa (14/1/2020).

Iskandar menyebut, hingga saat ini pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih jauh, karena kedua pelaku masih berada di perjalanan menuju Mapolda Jawa Tengah.

"Mereka sudah kita lakukan penangkapan dan kini dalam perjalanan ke Mapolda," ungkapnya. 

BACA JUGA: Majelis Kerajaan Nusantara : Keraton Agung Sejadat Itu Humor Belaka

Sebelumnya, Totok Santoso Hadiningrat dan Dyah Gitarja, suami istri yang meresahkan warga Pogung Juru Tengah, Kecamatan Bayan, Purworejo, Jawa Tengah, akibat memproklamirkan diri sebagai raja dan ratu Kerajaan Keraton Agung Sejagat diamankan Polisi. Kapolres Purworejo AKBP Indra Kurniawan Mangunsong dan Dandim 0708 / Purworejo, Letkol Inf Muchlis Gasim membenarkan keduanya telah diamankan.

Seperti diberitakan RRI, Totok Santoso Hadiningrat dan Dyah Gitarja merupakan suami istri yang menggemparkan dunia maya akibat melantik diri sendiri menjadi raja dan ratu Kerajaan Agung Sejagat diamankan.

Mereka berdua diamankan setelah klaimnya untuk menguasai dunia membuat resah warga Pogung Juru Tengah, Kecamatan Bayan, Purworejo, Jawa Tengah.

BACA JUGA: Polisi Amankan Raja dan Ratu Kerajaan Keraton Agung Sejagat

Kapolres Purworejo AKBP Indra Kurniawan Mangunsong dan Dandim 0708 / Purworejo, Letkol Inf Muchlis Gasim membenarkan Totok dan Dyah tersebut tengah diamankan. 

"Jadi berdasar keluhan warga sekitar mereka banyak yang resah atas keberadaan Kerajaan Agung Sejagat ini. Untuk menjaga situasi dan kondisi, raja dan ratunya diamankan dan aktivitas di kerajaannya dihentikan alias disegel," terangnya seperti dilansir SuaraJogja.id, Selasa (14/1/2020) petang. 

"Iya saat ini mereka kami amankan untuk menjaga kondisi di Pogung menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," ungkap Kapolres Purworejo AKBP Indra Kurniawan Mangunsong terpisah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00