Kemenkes : Waspada DBD Hingga Pertengahan Tahun

KBRN, Jakarta : Direktur Penyakit Tular Vektor Kemenkes, Nadia Wiweko menyebut meski banyak ditemukan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di beberapa daerah, namun data awal Januari 2020 masih jauh menurun.

Meski demikian, Nadia mewaspadai masuknya musim hujan membuat kasus menjadi meningkat. 

"Kalau melihat angka laporan, dari awal 1 Januari sampai terakhir 10 Januari, baru pada kisaran 64 orang terinveksi DBD. Jadi jauh lebih rendah dari 2019," ungkap Nadia kepada Pro3 RRI ,Selasa (14/1/2020) sore.

Namun demikian kata Nadia, Kemenkes tetap melakukan antisipasi terjadinya kasus DBD mengingat musim hujan yang telah mulai berlaku di Indonesia. 

"Baru memasuki musim hujan, kemungkinan waspada sampai April dan Mei, bahkan sampai pertengahan 2020," ungkapnya.

BACA JUGA: Terlambat Dibawa ke RS, Pasien DBD Gunungkidul Meninggal Dunia

Menurutnya, siklus DBD akan meningkat jika dalam kondisi cuaca hujan juga ditambah dengan kondisi suhu yang panas. 

"Begitu curah hujan cukup banyak disertai udara cukup panas, jadi hujan berhenti kemudian hujan lagi, itu cenderung peningkatan kasus cukup tinggi," ujarnya. 

Oleh karena itu, Nadia mengimbau masyarakat tetap mewaspadai cuaca ektrem yang terjadi, yang ditandai dengan beralihnya musim kemarau menuju penghujan.

"Jangan lupa selalu lakukan upaya pemberantasan 3 M plus, yakni menguras, menutup, mendaur ulang, sertaq berperilaku hidup sehat," imbaunya. (Foto : Ant)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00