Polisi: Berita Ledakan Monas Akibat Ponsel atau Power Bank Hoaks

KBRN, Jakarta : Polda Metro Jaya menegaskan kepada wartawan, bahwa kabar pemberitaan beberapa media online serta narasi-narasi liar di media sosial yang menuliskan penyebab ledakan di sisi utara Monas adalah dari ponsel (handphone), adalah tidak benar alias hoaks.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengoreksi semua pemberitaan tidak benar yang beredar di media sosial. Ledakan berasal dari granat asap bukannya ponsel atau sejenisnya, bahkan ada pula yang mengatakan akibat power bank.

BACA JUGA: Pangdam dan RSPAD Bungkam Soal Keadaan Terkini Korban Ledakan Monas

Meski demikian, Yusri tetap menyebutkan, walau sudah ada dugaan awal, namun Polda Metro Jaya tetap menyelidiki insiden ledakan itu, guna mencari tahu kebenaran atau penyebab ledakan yang sebenarnya.

"Jadi ledakan itu terjadi diduga karena granat asap. (Tapi) Ini masih didalami," Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (03/12/2019).

Salah satu kemungkinan terbesar Polri mengetahui penyebab ledakan yang sebenarnya adalah lewat dua anggota TNI yang menjadi korban ledakan dans edang dirawat intensif di RSPAD Gatot Soebroto, yakni Serka Fajar dan Praka Gunawan.

BACA JUGA: Dua Korban Ledakan Granat Asap Adalah Saksi Kunci

Melalui keduanya, kata Yusri, polisi dapat mengetahui kenapa sampai granat asap ada di situ dan diduga meledak, siapa yang membawanya, apakah ditemukan di lokasi oleh korban, serta banyak hal yang bisa ditanyakan. Polisi masih menunggu untuk bisa mengintrogasi dua anggota TNI yang menjadi korban dari ledakan itu.

"Kami butuh keterangan dari korban," kata Yusri.

Seperti diketahui, ledakan terjadi di kawasan Monas, Jakarta Pusat sekitar pukul 07.15 WIB. Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan sumber ledakan berasal dari granat asap.

Serka Fajar terluka parah tangan kirinya akibat memegang granat asap yang akhirnya meledak tersebut. Sementara Praka Gunawan terluka ringan di bagian paha.

"Dia (Praka Gunawan) yang minta bantuan rekan-rekannya," ujar Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono saat melakukan konferensi pers bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono di kawasan Monas, Selasa (03/12/2019).

Pangdam Jaya memastikan kondisi Serka Fajar dalam keadaan normal dan baik-baik saja di rumah sakit. Kondisi masih sadar dan bisa duduk dengan baik. (Foto: Ant)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00