Begini Edaran Bupati Aceh Barat Terkait Pelaksanaan Pendidikan

KBRN Meulaboh: Pemerintah Kabupaten Aceh Bara,t mengeluarkan surat edaran nomor 420/820/2020 yang ditandatangani Bupati Aceh Barat H Ramli, MS terkait pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam rangka memasuki tahun ajaran baru 2020/ 2021.

Edaran itu dikeluarkan 10 Juli 2020, menindak lanjuti keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri terkait pelaksanaan belajar mengajar dimasa pandemi covid-19 Provinsi Aceh menuju Tatanan Normal Baru.

Bupati Aceh Barat H. Ramli. MS meminta Dinas Pendidikan, Dinas Pendidikan Dayah, dan Kantor Kementerian Agama Aceh Barat untuk melakukan sistem belajar mengajar sesuai ketentuan yang dicantumkan pada surat edaran tersebut.

Berikut 12 poin himbauan bupati pada surat tersebut:

1. Memastikan kesiapan satuan pendidikan untuk pembelajaran tatap muka dengan aman termasuk melakukan evaluasi terhadap pengisian daftar periksa di DAPODIK/EMIS. 

2. menentukan pembukaan satuan pendidikan berdasarkan hasil evaluasi daftar periksa kesiapan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan sebagaimana dimaksud pada point pertama. 

3. Berkoordinasi dengan gugus tugas covid-19 dan/ Dinas Kesehatan guna melakukan evaluasi pembukaan satuan pendidikan. 

4. melaksanakan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan secara bertahap selama masa transisi bagi satuan yang pendidikan yang sudah memenuhi semua daftar periksa dan merasa siap. 

5 pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan dilakukan dengan  penentuan prioritas berdasarkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi terlebih dahulu dan mempertimbangkan kemampuan peserta didik untuk menerapkan protokol kesehatan dan menjaga jarak dengan beberapa ketentuan.

Pertama jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Paket B dimulai hari Senin tanggal 20 Juli 2020. Kedua jenjang Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Paket A dimulai hari Senin tanggal 7 September 2020.  

Kemudian ketiga, jenjang PAUD Formal Taman Kanak-kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA) dimulai hari Senin tanggal 2 November 2020. 

6. Pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan dilaksanakan melalui dua fase sebagai berikut: 

a. Masa transisi, yakni berlangsung selama 2 bulan sejak dimulainya pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan, kemudian jadwal pembelajaran mengenai jumlah hari dalam seminggu dari jumlah jam belajar setiap hari dilakukan dengan pembagian rombongan belajar (shift) yang ditentukan oleh satuan pendidikan dengan tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan keselamatan warga satuan pendidikan. 

b. Masa Kebiasaan Baru yakni setelah masa transisi selesai, apabila Kabupaten Aceh Barat tetap dikategorikan zona hijau maka satuan pendidikan masuk dalam masa kebiasaan baru. 

7. Sekolah dan madrasah berasrama dilarang membuka asrama dan melakukan pembelajaran tatap mukadi satuan pendidikan selama masa transisi. Pembuakaan asrama dan pembelajaran tatap muka dilakukan secara bertahap pada kebiasaan baru.

8. Bagi satuan pendidikan yang sudah memulai pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan, orang tua/wali peserta didik tetap dapat memilih untuk melanjutkan belajar dari rumah bagi anaknya. 

9. Memastikan Kepala Satuan Pendidikan dalam mempersiapkan pembelajaran tatap muka bertanggung jawab untuk mengisi:  

a. Daftar periksa pembelajaran tatap muka satuan pendidikan melalui laman DAPODIK dan EMIS. 

b. Ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan (tolet bersih, sarana cuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun atau cairan pencuci tangan (hand sanitizer) disinfektan dan memiliki alat pengukur suhu tubuh tembak (thermogun).

c. Kesiapan menerima arca wajib masker. 

d. mampu mengakses fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas, klinik, rumah sakit dan lainnya. 

e. Membuat kesepakatan bersama komite sekolah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, terkait kesiapan melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan.

10. Melaksanakan pemantauan dan evaluasi secara berkala selama pelaksanaan belajar mengajar tatap muka dan berkoordinasi dengan tim gugus tugas covid-19 Kabupaten Aceh Barat. 

11. Wajib menutup kembali pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan dan melakukan belajar dari rumah apabila terindikasi dalam kondisi tidak aman atau tingkat risiko berubah. 

12. Pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan harus dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat dan termonitor dengan membudayakan pola hidup bersih dan sehat dalam rangka pencegahan dan pengendalian covid-19.

Hal itu dilakukan dengan menggunakan prosedur sebagaimana telah diuraikan dalam keputusan bersama 4 Menteri pada tanggal 15 Juni 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di masa Pandemi Covid-19. (Pers Rilis Bidang IKP Diskominfo Aceh Barat).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00