Melalui PHP2D, Mahasiswa Akuakultur UTU Sukses Bangun Desa

KBRN, MEULABOH : Himpunan Mahasiswa Akuakultur (HIMAKUA) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar, tuskes mengimplementasi salah satu program kampus merdeka yaitu melalui kegiatan PHP2D (Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa) pada tahun 2021, yang mengusung tema “Rumah Produksi Pakan Ikan”, bertempat di Gampong Ujong Drien Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Propinsi Aceh.

Ketua Tim PHP2D, Ratna Mariana kepada media ini menyampaikan kegiatan ini didasari oleh fakta lapangan bahwa kelompok pembudidaya ikan (aquafarmer) di Gampong tersebut mengeluhkan beberapa permasalahan diantaranya

(i) harga ikan lele konsumsi tidak mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan harga pakan komersil yang terus mengalami kenaikan sehingga berdampak kepada margin usaha yang belum optimal;

(ii) belum adanya unit lokal yang melakukan produksi pakan apung;

(iii) rendahnya pengetahuan kelompok tentang teknis pembuatan pakan ikan lele termasuk pemilihan bahan baku.

"Gampong Ujong Drien sangat dekat dengan kampus UTU (±8 km), maka tim HIMAKUA melakukan kolaborasi dengan beberapa stakeholder yaitu kelompok pembudidaya ikan dalam hal ini sebagai khalayak sasaran/mitra kegiatan PHP2D, Pemerintah Gampong Ujong Drien, dan PT Mifa bersaudara."

Jelasnya.Sementara Afrizal Hendri, M.Si selaku dosen pembimbing tim PHP2D mengatakan substansi dari kegiatan PHP2D ini adalah menghadirkan rumah produksi pakan ikan bagi mitra di Gampong tersebut, dan secara teknis kegiatannya meliputi

(i) pemilihan bahan baku (raw material) baik komponen makro material dan mikro material;

(ii) formulasi material;

(iii) mixing material dengan mesin;

(iv) pelleting kedalam mesin;

(v) pengeringan produk;

(vi) pengemasan/packaging produk;

(vii) penyimpanan produk;

(viii) maintenance mesin pakan dan mixer;

(ix) uji pemberian pakan ke ikan lele;

(x) manajemen rumah pakan;

(xi) pemasaran produk untuk anggota kelompok.

"Adapun produk utama rumah produksi yang telah dibentuk adalah pellet apung (grower) dan tenggelam (finisher) untuk ikan lele, dengan memanfaatkan bahan baku lokal di Propinsi Aceh." Katanya.

Dirumah produksi ini, lanjutnya, tim pelaksana juga telah melengkapi berbagai sarana diantaranya mesin pelleting, mesin mixer dan mesin disk mill, sehingga sangat membantu dalam proses produksi.Kegiatan ini sendiri mendapat apresiasi dari mitra/khalayak sasaran, karena berdampak signifikan terhadap margin bisnis mereka dalam hal cost pembelian pakan bisa ditekan atau lebih hemat sekitar 30% dari pada sebelumnya menggunakan pakan komersil.

Sebagai informasi bahwa PHP2D ini merupakan kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan atau Lembaga Eksekutif Mahasiswa.

Mahasiswa pelaksana ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa peduli dan berkontribusi kepada masyarakat di desa agar terbangun desa binaan yang aktif, mandiri, berwirausaha, dan sejahtera.Di sisi lain, masyarakat desa diharapkan mampu menemukan dan mengembangkan potensi yang sudah ada untuk diwujudkan menjadi kegiatan nyata atau mengembangkan kegiatan yang telah dirintis masyarakat menjadi lebih berkembang dan bermanfaat.

Sehubungan dengan itu, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemdikbud memberi kesempatan kepada para mahasiswa untuk terjun membangun desa, melalui Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D). 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00