Pemecahan Rekor Baru di PON Papua Cabang Olah Raga Angkat Besi

Lifter putri asal Aceh Nurul Akma berhasil meraih medali emas di klas 87 kg ke atas cabor angkat besi PON XX Papua 2021 di Auditorium Uncen Kota Jayapura 9 Oktober 2021 (Dadang Tri/PB PON XX Papua).

KBRN, Meulaboh :  Hingga Minggu (10/10/2021) pukul 14.00 WIT, cabang olahraga (cabor) Angkat Besi tercatat melahirkan rekor baru lebih banyak dibandingkan cabor lainnya seperti Atletik, Selam dan Renang di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Dari arena Angkat Besi yang berlangsung di Auditorium Universitas Cendrawasih, Padang Bulan, Kota Jayapura, hingga kini tercatat pemecahan tiga rekor dunia yunior dan 11 rekor nasional.

Untuk rekor dunia mampu dipecahkan lifter putri Jawa Barat, Tsabita Alfiah R, yang turun di kelas 67 kg. Tsabita membuat total angkatan 212 kg memperbaiki rekor lama atas namanya sendiri yang dibuat ki Tashkent, Uzbekistan 2021, seberat 204 kg.

Pada angkatan snacth lifter asuhan pelatih nasional Sodikin itu, mampu membuat angkatan 97 kg lebih berat 5 kg dari rekor dunia yuniornya. Kemudian di angkatan clean and jerk Tsabita berhasil mengangkat barbel 115 kg memecahkan rekor dirinya 114 kg.

Sedangkan 11 rekor nasional yang tercipta salah satunya melalui lifter asal Sulawesi Selatan, Rahmad Erwin Abdullah, yang turun di kelas 81 kg. Rahmad peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo, mampu membuat total angkatan 340 kg memperbaiki rekor seniornya M Hasbi seberat 306 kg yang dibuat pada ajang pra-PON 2019.

Rahmad juga berhasil memperbaiki rekor Hasbi untuk angkatan snatch dari 130 kg menjadi 150 kg serta angkatan clean and jerk dari barbel seberat 176 kg menjadi 190 kg.

Pelatih Rahmad yang juga ayahnya Erwin Andullah, mengaku puas dengan hasil angkatan yang dilakukan anak asuhnya itu di arena PON Papua. "Meski tidak berhasil melakukan angkatan 200 kg hasil yang dicapai ini sudah sangat memuaskan karena mampu mempertajam angkatannya di pentas nasional,” ungkap Erwin Abdullah yang juga merupakan mantan lifter nasional.

Erwin Abdullah adalah peraih perak dalam ajang Asian Games 2002 di Busan, Korea Selatan.

Lifter putri asal Aceh, Nurul Akmal berhasil meraih medali emas sekaligus menciptakan rekor baru nasional setelah mengumpulkan total beban angkatan sebesar 258 kg. Angkatan snatch, Nurul mampu mengangkat barbel 116 kg. Capaian tersebut memecahkan rekor nasional atas nama dirinya sendiri. Sebelumnya rekor angkatan dan 142 kg, dalam ajang PON XX Papua, yang berlangsung di Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Sabtu 9 Oktober 2021.

Turun di kelas di atas 87 kg dengan berat badan 116,55 kg, lifter putri kelahiran Tanah Luas, Aceh Utara 12 Maret 1993 itu mulus melakukan seluruh enam beban angkatan. Enam beban angkatan yang dilakukan Nurul berturut-turut mulai 101 kg, 107 kg, 116 kg pada angkatan snatch. Sedangkan di angkatan clean and jerk dimulai dari 131 kg, 136 kg dan diakhiri dengan beban 142 kg.

Total beban yang diangkat Nurul jauh meninggalkan lawan-lawannya. Lifter Riska Oktaviana dari Provinsi Kalimantan Barat harus puas dengan medali perak dengan total angkatan 223 kg. Riska memiliki angkatan terbaik di beban 116 kg dan 123 kg.

Pemecahan rekor baru masih terbuka di arena PON Papua yang mempertandingkan 23 cabang olahraga di empat kluster, Kota/Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke. Potensi terbesar pemecahan rekor bakal terjadi di cabang olahraga renang dan atletik.

Sumber: PB PON/RRI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00