Kuah Jruek, kuliner Khas Barat Selatan Aceh

KBRN, Meulaboh : Jika diartikan secara harfiah kuah Jruek dalam bahasa Indonesia bermakna “sayur yang diasamka” yaitu sayuran yang dibubuhi buah durian yang diasamkan.

Kuah jruek merupakan berbahan dasar isi durian yang sudah difermentasi sebagai bumbu utama, kemudian diambahkan udang, kacang panjang, terong dan sayur-sayuran lainnya.

Kuah Jreuk merupakan salah satu masakan khas masyarakat Aceh. Disebut kuah jruek karena bumbu utamanya berupa durian yang sudah difermentasi (diasamkan). Kuah jreuk sudah ada sejak zaman dahulu  biasanya  dimasak pada hari-hari tertentu, seperti pada pesta perkawinan, hari meugang ataupun pada perayaan hari besar lainnya.

Bahan-bahan
  1. 1 pelepah kemumu, kupas kulit, iris serong

  2. 3 ons udang, siangi, balur dgn jeniper & garam

  3. 4 lbr daun mangkokan, iris halus

  4. 10 lbr daun jeruk, iris halus

  5. 2 lbr daun kunyit, iris halus

  6. 5 btg sereh, iris halus

  7. 10 butir cabe hijau keriting, potong dadu

  8. 2 siung bawang merah, iris tipis

  9. 1 butir kelapa utk santan

  10. 2 ons asam durian

  11. Secukupnya garam

  12. Secukupnya air

  13. Bumbu Halus :

  14. 3 siung bawang merah

  15. 4 siung bawang putih

  16. 10 butir cabe rawit

  17. 1 ruas jahe

  18. 1 ruas kunyit

  19. 2 genggam kelapa yg sudah diparut

Langkah
  1. Siapkan wajan. Masukkan kemumu, dedaunan & sereh yg sudah diiris halus, bawang iris, bumbu halus & asam durian, lalu masak dgn api pelan sampai mendidih.

  2. Setelah mendidih masukkan santan encer, aduk rata, lalu diamkan sampai mendidih.

  3. Setelah mendidih masukkan pati santan, aduk rata.

  4. Setelah mendidih masukkan udang, aduk rata, diamkan sampai kuah menyusut atau sesuai selera mau berkuah banyak atau becek², kalo saya sukanya gk terlalu berkuah.

  5. Setelah matang, tambahkan garam. Sajikan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00