Dharma Wanita RRI Meulaboh Tabur 200 Bibit Ikan

Kepala RRI Meulaboh bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) RRI Meulaboh melepas bibit ikan patin ke dalam kolam tambak di area perkantoran RRI Meulaboh, Kamis (19/5/2022)..jpeg
Kepala RRI Meulaboh Peri Widodo S.Ag, (kanan) menyerahkan bibit ikan kepada pengurus DWP RRI Meulaboh, Kamis (19/5/2022) .jpeg

KBRN, Meulaboh: Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) RRI Meulaboh menabur bibit ikan di kolam tambak di area perkantoran RRI Meulaboh, Desa Pasie Jambu, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, Kamis, (19/5/2022).

Kepala RRI Meulaboh Peri Widodo, S.Ag menyerahkan 200 bibit ikan patin kepada Dharmawanita di lokasi kolam, kemudian bersama - sama melepas bibit ikan tersebut ke dalam kolam berukuran sederhana itu.

"Semoga bibit ikan yang dilepas hari ini dapat dipelihara dengan baik. Nantinya hasil ikan dapat diperuntukkan bagi seluruh anggota DWP RRI Meulaboh," kata kepala RRI Meulaboh di sela- sela menabur bibit ikan tersebut.

Ia juga menyampaikan, dengan adanya percontohan seperti yang dilakukan di dalam kolam di area perkantoran tersebut dapat menjadi motivasi bagi semua kaum perempuan dalam keluarga melalui kegiatan ekonomi kreatif. 

Kegiatan tersebut dilakukan setelah sebelumnya DWP RRI Meulaboh mengikuti kegiatan halal bihalal lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah/ 2022 Masehi.

Baca juga : Peringati Hari Kartini, Dharma Wanita RRI Meulaboh Berbagi di Panti Asuhan

Dalam literatur budidaya perikanan dijelaskan, bahwa budidaya ikan patin dalam kategori pembesaran biasanya dilakukan saat bibit ikan patin memiliki berat 8-12 gram/ekor dan setelah 6 bulan dapat mencapai 600-700 gram/ekor. 

Sebagian petani ikan patin memanen setelah usia 3 sampai 4 bulan karena permintaan pasar ikan patin dengan bobot yang lebih rendah per ekornya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar