Bank Syariah Indonesia Diminta Berikan Pelayanan Terbaik di Aceh

KBRN Meulaboh: Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Aceh Barat meminta kepada pimpinan Bank Syariah Indonesia (BSI) agar memberikan layanan terbaik atau prima kepada para nasabahnya di Aceh.

"Hal ini dibutuhkan sehingga tidak terjadi riuh dan keluh kesah sebagaimana terjadi dalam beberapa pekan terakhir ini," kata Wakil Ketua MES Aceh Barat M.Yunus Bidin, SH,.MH dalam pers rilis kepada rri.co.id, Rabu (5/5/2021).

Penegasan itu disampaikan menyikapi kurang baiknya pelayanan BSI di Aceh saat ini, yang di khawatirkan bisa berpotensi pelemahan Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) sebagai salah satu implementasi peraturan di Aceh

BSI yang sudah beroperasi diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaiknya mengingat produktifitas masyarakat yang berurusan dengan Bank menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah/ 2021 Masehi semakin meningkat.

"Praktik layanan tidak baik tersebut juga dikhawatirkan berpotensi pada terbangunnya opini pelemahan Qanun No.11 Tahun 2018 Tentang LKS yang sudah berlaku di Aceh,   hal itu  tidak kita inginkan terjadi," imbuhnya.

M Yunus, menyampaikan, tentunya hal ini  menjadi kewajiban kita semua umat muslim di Aceh untuk mengawal dan menjaganya sehingga sistem ekonomi syariah terus berjalan dengan baik, ada hal-hal yang belum sempurna seiring waktu harap disempurnakan.

Di samping itu, MES Aceh Barat juga meminta kepada para pihak terkait agar Qanun LKS tidak dijadikan sumber masalah dalam peristiwa ini, karena service perbankan murni menjadi kewenangan koorporasi atau badan hukum bank tersebut.

"Meskipun legal status konversi bank di Aceh adalah atas intruksi Qanun LKS sebagai daerah yang melaksanakan syariah Islam secara kaffah, insya Allah dengan sistem ini kita selamat di dunia dan di akhirat," demikian MES Aceh Barat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00