Lima Mahasiswa FKM Universitas Teuku Umar Lolos Di Ajang Bergengsi Mahasiswa Pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional

KBRN, Aceh Barat: Lima mahasiswa FKM Universitas Teuku Umar yang tergabung dalam tim PKM Kewirausahaan (PKM-K) HANSALU berhasil lolos pendanaan ajang bergengsi mahasiswa dalam Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).

PIMNAS merupakan tahapan terakhir dari pelaksanaan kegiatan bergengsi berskala nasional yakni Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Dimana pada tahap PIMNAS ini peserta mempresentasikan produk kreasi intelektual yang dimilikinya. Tahun ini pelaksanaan PIMNAS dilakukan secara daring pada 26  – 28 November 2020 dengan pusat kegiatan di Universitas Gadjah Mada yang merupakan tuan rumah dari pelaksanaan PIMNAS ke 33.

“Sebanyak 625 tim yang berasal dari 101 perguruan tinggi di Indonesia lolos kedalam babak PIMNAS dimana sebelum masuk ke babak ini sebanyak 3.789 tim yang lolos pada tahap pendanaan harus melewati serangkaian proses seleksi, monitoring, hingga evaluasi. “ujar Ketua Tim Fedia Rizkita kepada RRI Jum’at (27/11/2020).

Jelas Fedia, Lima mahasiswa FKM UTU yang tergabung dalam tim PKM Kewirausahaan (PKM-K) HANSALU menjadi satu-satunya kontigen UTU yang lolos pada tahap PIMNAS dengan mengangkat topik inovasi hand sanitizer bebas alcohol yaknik HANSALU (Hand Sanitizer Spray Daun Putri Malu dan Belimbing Wuluh) sebagai antiseptik berbahan dasar alami.

“Tim tersebut diketuai oleh saya sendiri (Fedia Rizkita) dengan anggota Putri Latifah Nur S, Nur Azizah, Wilda, dan Riska Fitri Juliana yang merupakan mahasiswa dari Program Studi Ilmi Kesehatan Masyarakat FKM UTU angkatan 2017 dibawah bimbingan Enda Silvia Putri SKM, M.Kes. “imbuhnya.

Fedia Rizkita menyampaikan, latar belakang dari terciptanya gagasan produk ini karena hand sanitizer merupakan cairan pembersih tangan yang banyak digunakan oleh masyarakat selain sabun, penggunaannya yang praktis tanpa dibilas serta dapat digunakan kapan saja dan dimana saja menyebabkan produk ini laris dipasaran khusus nya pada masa pandemic COVID-19.

“Berdasarkan survey yang telah kami lakukan sebanyak 70% hand sanitizer yang dijual dipasaran mengandung alcohol, sementara penggunaan alkohol secara terus menerus dapat menyebabkan iritasi pada kulit sehingga perlu adanya inovasi hand sanitizer bebas alcohol untuk mengatasi permasalahan tersebut. HANSALU hadir sebagai produk hand sanitizer alami bebas alkohol dengan kemasan sustainable dan ramah lingkungan yang terbuat dari bambu untuk mengurangi keberadaan sampah plastik” tambahnya.

Secara terpisah, Wakil Dekan I FKM Safrizal, SKM, M.Kes menambahkan, dirinya mengucapkan rasa syukur dan terimakasih atas perjuangan serta raihan Mahasiswa FKM UTU diajang Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS). . “Tugas kami terus mendukung Mahasiswa agar meraih hasil yang maksimal pada ajang PIMNAS 2020. Kami selalu melakukan evaluasi dan pendampingan semaksimal mungkin sampai kegiatan selesai” ungkapnya.

Sementara itu, Enda selaku Dosen pembimbing membenarkan pernyataan tersebut dan berpendapat  bahwa’ Hansalu adalah ide dengan melihat bahan  alam yang suistanable dan merupakan solusi terbaik pada saat Pandemi Covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00