Satu Lagi Pasien Corona Aceh Barat Meninggal

KBRN Meulaboh: Seorang pasien COVID-19 di Kabupaten Aceh Barat, berinisial E warga Desa Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, dilaporkan meninggal dunia dalam penanganan medis.

"Pasien ini meninggal kemarin (Minggu) dalam penanganan medis di RSUZA," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Aceh Barat, Amril Nuthihar, kepada rri.co.id, Senin (22/9/2020).

Pasien tersebut selama ini belum terdata dalam jumlah akumulatif warga Aceh Barat yang terinfeksi virus Corona, penyakit itu ditemukan saat yang bersangkutan di rawat di rumah sakit Kota Banda Aceh.

Kata Amril, akumulatif kasus COVID-19 Aceh Barat per hari ini berjumlah 65 kasus, dengan jumlah pasien meninggal dunia menjadi 5 orang.

"Total kasus 65, termasuk bapak bupati Aceh Barat yang saat ini beliau isolasi mandiri. Kasus Covid-19 di Aceh Barat terus bertambah sehingga kita terus mengingatkan masyarakat patuhi protokol kesehatan," tegasnya.

Untuk selanjutnya kata Amril, pihak gugus tugas masih melakukan tracking orang terdekat dengan semua pasien yang baru terkonfirmasi positif terinfeksi virus Corona.

Direncanakan semua ASN di Aceh Barat, terutama sekali kepala SKPK akan dilakukan swab massal untuk memastikan apakah ada gejala terpapar virus Corona.

"Kita juga masih menunggu hasil swab 13 orang lagi dari Banda Aceh," jelasnya lagi.

Selanjutnya, ia melaporkan jumlah akumulatif Covid-19 di Aceh Barat per tanggal 21 September 2020, pukul 12.00 WIB, telah mencapai 65 orang, dengan rincian 2 orang masih dalam perawatan RSUZA.

Kemudian 5 orang Isolasi dengan Fasilitas Khusus di Beureugang, 26 orang isolasi mandiri di rumah, 27 orang dinyatakan sembuh dan 5 orang meninggal dunia.

"Sementara itu, jumlah suspek (PDP dan ODP) sebanyak  75 orang, sedangkan Kontak Erat dalam pantauan sebanyak 33 orang,"demikian Jubir Gugus Tugas COVID-19 Aceh Barat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00