Tambah Ruang Isolasi Pemkab Aceh Barat Datangkan Dua Container Standar WHO

KBRN,Aceh Barat: Dua Unit Container Berstandar WHO akan disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Barat guna untuk penambahan ruang isolasi pasien COVID-19 di kawasan Desa Beureugang, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat.

Untuk saat ini, bangunan isolasi pasien COVID-19 Aceh Barat tersebut sudah memiliki sekitar 30 kamar untuk merawat pasien.

“Dua kontainer standar WHO dengan panjang 12 Meter yang dibangun tersebut diharapkan mampu menambah ruang isolasi baru kepada pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan agar semakin memadai,” jelas Kadis PUPR Aceh Barat Kurdi kepada RRI melalui handpone selularnya Selasa (04/08/2020).

Jelas Kurdi, kontainer tersebut akan terbentuk tiga kamar baru yang akan dilengkapi sejumlah sarana dan prasarana kesehatan yang memadai, serta berstandar organisasi kesehatan dunia (WHO) yang nantinya juga akan diawasi oleh Dinkes setempat.

Kata Kurdi, dana tersebut bersumber dari bantuan dari Pemerintah Provinsi Aceh kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, sesuai Surat Gubernur Aceh Nomor:440/10816, Tanggal 2 Agustus 2020 Perihal Percepatan Pencarian Belanja Bantuan Keuangan Bersifat Khusus, yang ditandatangani oleh Plt Gubernur Aceh, H Nova Iriansyah.

Nantinya pihaknya bersama BPBD Aceh Barat juga akan membangun jalan dan rencana peletakan ruang kontainer serta sejumlah perencanaan lainnya.

Sedangkan Dinas Kesehatan bersama manajemen RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh akan membenahi ketersediaan air bersih, fasilitas kesehatan, serta aneka sarana pendukung lainnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Barat, Ramli MS dalam kunjungan tersebut mengatakan dirinya berharap dengan adanya penambahan sejumlah sarana di lokasi isolasi pasien COVID-19, maka diharapkan pasien yang menjalani pengobatan akan lebih nyaman dan tenang.

“Apalagi dengan ketersediaan sejumlah sarana yang lengkap, tentu pasien akan merasa lebih baik dan segera sehat. Tentunya, pelayanan dan fasilitas terbaik harus disediakan di lokasi ini,”jelas Ramli MS.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00