Karhutla di Aceh Barat Hanguskan 10,5 Hakter Lahan Gambut

KBRN, Meulaboh: Bencana Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh telah menghanguskan lebih 10,5 hektar lahan gambut kering yang diduga merupakan akibat ulah manusia.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Dr Muhktaruddin, mengatakan, kebakaran lahan gambut periode ini sudah berlangsung selama tiga hari dan api belum seluruhnya berhasil dipadamkan.

"Hari ini kita dibantu tenaga dari Provinsi Aceh, seperti Dinas Perkebunan, KPH Wilayah IV, BKSDA Aceh, TNI, Polri bersama-sama melakukan upaya pemadaman lahan gambut yang terbakar di lokasi ini," katanya kepada RRI, Kamis (2/7/2020).

Api sulit dipadamkan karena yang terbakar merupakan permukaan bawah rawa gambut, sehingga upaya pemadaman dilakukan dengan cara memutuskan pesebaran api dengan penyekatan dan pendinginan di lahan yang sudah padam.

Dr Muktaruddin, menyampaikan, kebakaran lahan di Aceh Barat sepanjang Januari-Juli 2020 sudah terjadi dua kali dengan luas lahan terbakar sudah mencapai 13,5 hektar lebih, namun satu titik sebelumnya telah berhasil dipadamkan.

"Dalam tahun ini sudah 2 kali kejadian Karhutla di Aceh Barat, sebelumnya di Kecamatan Meureubo seluas 2,5 hektar. Selama 14 hari pemadaman baru api bisa padam sebab di bawah rawa ada batubara, sementara di sini kita tidak bisa prediksi sampai berapa lama, tapi kita tetap terus berupaya," imbuhnya.

Pihak Kepolisian Resort Aceh Barat yakni Kasat Reskrim AKP P Harap, juga telah turun bersama Kalak BPBD Aceh Barat ke lokasi untuk penyelidikan lebih lanjut terkait dengan terbakarnya lahan tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00