Forkopimda Telusuri Lokasi TMMD Ke -108 Aceh Barat

KBRN Meulaboh: Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menelusuri jalan terobos yang mulai dikerjakan Satgas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-108 tahun 2020 Kodim 0105/ Aceh Barat, Selasa (30/6/2020).

Setelah tiba di lokasi posko utama, rombongan dipimpin Bupati Aceh Barat H Ramli, MS dan Dandim 0105/ Aceh Barat Letkol Kav Nurul Diyanto, menuju posko kedua tempat dilakukannya pembangunan jembatan penghubung jalan terobos.

Bupati Aceh Barat, Dandim, Kajari, Wakapolres, mengendarai motor trail memimpin di depan menulusuri medan jalan terobos yang menghubungkan Gampong Lango, Kecamatan Pante Ceureumen - Antong, Kecamatan Panton Reu.

Jalan tembus tersebut sudah dibersihkan dan mulai dibuka saat pra TMMD, kemudian setelah dilakukan penandatanganan penyerahan pekerjaan Makodim 0105/ Aceh Barat, akan dimulai kegiatan fisik dan kegiatan non fisik TMMD 2020.

Usai menelusuri medan jalan itu, rombongan singah kembali di posko kedua tempat berkumpulnya para tim Satgas TMMD, Bupati Aceh Barat H Ramli, MS menyampaikan, saat ini jalan ring road yang diprogramkan sudah tuntas 78 persen.

"Tujuan kami bersama TNI melakukan TMMD ke-108 di sini adalah untuk membuka keterisolasian warga pedalaman dan menumbuhkan urat nadi perekonomian dengan tersedianya akses jalan," katanya.

Jalan ring road yang digagas sejak tahun 2007 silam itu, saat ini hampir tuntas, masyarakat sudah bisa menerobos dan di daerah setempat terdapat lebih 15 ribu hektare lahan tidur dan hutan yang bisa dimanfaatkan dan dikelola.

Kata bupati, melalui pihak kecamatan, setiap kepala kelaurga akan diperkanankan membuka lahan seluas 2 hektare per KK, kemudian diberi bantuan bibit pinang, karet mau pun sawit untuk mendongkrak semangat masyarakat berusaha.

Ramli, MS berkata, dalam pekerjaan itu Pemkab Aceh Barat hanya menyediakan anggaran sebesar Rp500 - an juta, namun bila dilihat dari pekerjaan itu sebenarnya butuh biaya hampir Rp2 miliar, namun TNI siap menyukseskannya.

Komandan Kodim 0105/ Aceh Barat Letkol Kav Nurul Diyanto, menyampaikan, TMMD ke-108 itu melibatkan 150 Satgas, baik itu dari TNI AL, Yonif 116/GS, Polri dan dari Kodim 0105/ Aceh Barat, akan bermalam di sana selama 30 hari ke depan.

"Harapan kita, masyarakat berperan serta dalam TMMD ini. Inti TMMD adalah agar kita manunggal dengan masyarakat, karena itu kita bergabung dengan masyarakat sebagai orangtua angkat," imbuhnya.

Dandim menyampaikan, di kawasan setempat banyak lahan kosong yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, apabila jalan terobos sudah selesai dan dilanjutkan dengan pekerjaan jalan yang lebih baik lagi, tentunya ini akan membawa perubahan.

Kajari Aceh Barat Said Muh. Rukhsal M. Assegaf, SH, M. Hum, menyampaikan, bahwa kepedulian pemerintah daerah bersama TNI membangun daerah pedalaman itu sudah jelas dan luar biasa untuk kemajuan perekonomian dibuatkan akses jalan.

"Kesan saya luar biasa, terpeleset juga kemudian terjatuh saat menelusuri jalan ini bersama forkopimda Aceh Barat. Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat dan patut siapresiasi," demikian Kajari.

Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108, oleh Kodim 0105/Aceh Barat, Korem 012/ Teuku Umar, dengan lokasi kegiatan di kawasan Desa Lango, Kecamatan Pante Ceureumen.

Adapun sasaran fisik berupa penerobosan jalan sepanjang 2.200 meter (2,2 km) dan pembuatan parit kiri kanan jalan dengan lebar 1 meter serta pembuatan 1 unit box culvert dengan diameter panjang 4 x 7 meter.

Sementara, sasaran non fisiknya yaitu kegiatan pemberian penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan bela Negara, penyuluhan pertanian/ holticultura dan penyuluhan perkebunan/peternakan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00