T.Irwan Djohan : Langkah Tepat Plt Gubernur Cabut Jam Malam Di Aceh

KBRN, Meulaboh: Teuku Irwan Djohan Anggota DPRA memberikan apresiasi terhadap Pemerintah Aceh terkait pencabutan jam malam mulai malam ini, Sabtu (4/4/2020). “kita berikan apresiasi kepada Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah mencabut pembatasan aktivitas di malam hari  atau pemberlakukan Jam Malam di Aceh mulai malam ini, Sabtu (4/4/2020).”kata Irwan Djohan Kepada RRI Sabtu (04/04/2020).

Kata Irwan Djohan keputusan pemberlakuan jam malam di Aceh yang diputuskan Plt Gubernur Aceh bersama Forkopimda ini karena tidak diikuti dengan program sosial yang memadai. Salah satunya seperti sebagian Usaha Masyarakat Kecil dan Menengah (UMKM) mencari nafkah pada malam hari.

"sejauh mana Aceh ini harus dilakukan jam malam, banyak cara lain untuk mencegah penyebaran corona di wilayah aceh, tentang pemberlakuan jam malam ini sangat berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat kecil," ujarnya. 

Kata Irwan, untuk menyelesaikan setiap masalah, maka yang harus diatasi adalah akar permasalahannya. Kalau kemudian Aceh menerapkan jam malam, meliburkan sekolah, menutup usaha masyarakat dan melarang keramaian, tetapi masih membuka bandara, pelabuhan dan terminal, maka semua kebijakan itu bakal sia-sia saja.

"Seandainya kita asumsikan bahwa semua orang yang ada di Aceh ini negatif dari Covid-19. Tapi kemudian masuk orang yang sudah terinfeksi Covid-19, maka penularan akan terus terjadi, bukan harus dengan jam malam, libur sekolah tapi akses keluar masuk masih dibuka" ujarnya.

Jelas irwan, kalau ingin mengatasi permasalahnya ingatlah pepatah orang Aceh ule beu mate ranteng bek patah (ular harus mati tapi ranting kayu tidak patah) harus kita fahami terlebih dahulu inti dan solusinya baru ciptakan bagaimana untuk kondisi yang bisa bermanfaat bagi orang ramai."kita harus bisa melawan corona dengan arti dari pepatah tadi bagaimana kita bisa mengambil keputusan untuk khalayak ramai."imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Aceh bersama unsur Forkopimda Aceh telah menandatangani surat edaran maklumat tentang pemberlakuan jam malam sejak tanggal 29 Maret hingga 29 Mei 2020. Pemberlakuan jam malam ini dimulai pada pukul 20.30 WIB hingga 05.30 WIB. Upaya ini dilakukan pemerintah Aceh untuk mencegah penyebaran virus Corona agar tidak meluas.  Selain itu, gelombang protes dari masyarakat juga disampaikan pasca pemberlakuan jam malam. Karena kebijakan pemerintah Aceh ini akan sia-sia dilakukan apabila hingga sekarang aktivitas penumpang di bandara masih belum di tutup, kemudian jalur darat lintas provinsi dan jalur laut. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00