Cegah Covid 19 Puluhan Napi Meulaboh Dibebaskan

KBRN Meulaboh: Sebanyak 52 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Meulaboh, mendapat asimilasi rumah (diam di rumah) dan integritas dalam rangka mencegah dan penanggulangan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

"Mereka semua dibebaskan, tidak diusulkan tetapi berdasarkan hitungan masa tahanan yang terintegrasi secara online. Ini sesuai keputusan Menteri Hukum dan HAM," kata Kalapas Kelas II B Meulaboh, Sugiyanto, kepada RRI, Jum'at (3/4/2020) siang.

Ia menjelaskan, bahwa ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh warga binaan yang mendapat keringanan hukum atau dibebaskan itu, diantaranya telah menjalani setengah masa pidana serta berkelakuan baik saat menjalani pembinaan.

Kemudian, bagi warga binaan yang telah dibebaskan tersebut akan membawa pulang secabik kertas yang telah dikeluarkan pihak Kemenkumham untuk disampaikan kepada aparat desa tempat ia dipulangkan sebagai salah satu upaya kontrol.

"Jika nanti kita mendapati laporan dari pihak desa warga binaan kita ini meninggalkan rumah atau tempat, apalagi mengulangi kejahatannya maka akan ditangkap kembali dan akan menjalani masa hukuman mulai dari awal," tegasnya.

Sugiyanto, menjelaskan, selama mengikuti program asimilasi di rumah, warga binaan terseut akan diawasi oleh Badan Pemasyarakatan (Bapas) Nagan Raya, sebab mereka yang akan memantau secara masif apa saja yang dilakukan oleh warga binaan itu.

Ia memastikan, bahwa semua warga binaan yang dibebaskan tersebut tidak ada yang terindikasi atau dicurigai membawa Covid-19, mereka semua pulang dengan kondisi steril secara kesehatan, sehingga diharap masyarakat lingkungannya tidak menolak.

"Mereka juga harus mengikuti semua ketentuan tentang tata cara pencegahan covid-19. Mudah - mudahan mereka semua bisa kembali dan membawa kebaikan membangun daerah tempat tinggalnya, tidak mengulangi tindak pidana," imbuhnya.

Sebagian besar yang mendapat asimilasi di rumah berupa bebas tahanan tersebut merupakan pelaku tindakan kriminal dan narkoba, Sugiyanto menaruh harapan kepada warga binaan itu tidak mengulangi tindak pidana dan masuk dalam LP Meulaboh.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00