BFLF Tutup Sementara Penyediaan Rumah Singah

KBRN Meulaboh: Organisasi Blodd For Life Founddation (BFLF) menerbitkan kebijakan menutup sementara pengunaan rumah singah pelayanan membantu warga yang menjalani pengobatan di rumah sakit Zaenal Abidin akibat Covid-19.

"Sudah mulai diberlakukan sejak 21 Maret 2020. Keluarga pasien yang sudah berada di rumah singah tetap lanjutkan pengobatan, cuma tidak menerima yang baru datang," kata ketua BFLF Aceh Barat, Damrus, dalam dialog bersama RRI, Selasa (24/3/2020).

Organisasi yang konsen pada penyediaan darah membantu warga ini tidak menutup kegiatan donor darah, sebab darah sangat dibutuhkan oleh pasien yang mereka dampingi dalam proses pengobatan di rumah sakit, tidak terkecuali saat - saat perti sekarang.

Hanya saja, untuk penyediaan darah mereka lebih kepada upaya mandiri, yakni menggunakan relawan yang telah ada dan penyediaan darah pun hanya khusus untuk pasien yang memang sedang mereka dampingi pengobatannya.

"Kita punya teman - teman relawan yang selalu setiap dan menyangupi penyediaan darah untuk pasien dampingan. Mungkin selama merebak covid-19 ini dibatasi untuk penyediaan dari luar saja," tambahnya.

Sementara itu Humas BFLF Aceh Barat Arief Arbianto, menambahkan, komunikasi dan persiapan untuk pengadaan darah untuk pasien yang mereka dampingi tetap menjadi perhatian karena hakikat keberadaan orgnisasi ini untuk membantu hal demikian.

Dalam dialog tersebut dijelaskan, bahwa hingga kini telah mendampingi 13 orang pasien yang semua itu penderita thalasemia, yakni sebuah penyakit yang dominan disebabkan oleh genetik atau keturunan keluarga.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00