Pengelola Cafe di Aceh Barat Diminta Tidak Buang Sampah Sembarangan

KBRN, Meulaboh: Sampah plastik hingga kini masih menjadi persoalan serius bagi Indonesia dan juga negara lain di dunia. Di Aceh Barat, sampah plastik tak hanya dijumpai di wilayah darat saja, tapi juga sudah menyebarluas ke wilayah pinggiran laut. Semua pihak dihimbau untuk terus terlibat dalam penanganan sampah plastik yang ada dipinggiran lautan agar tidak tercemar.

Reza Satria Aktivis Lingkungan Hidup Aceh Barat kepada RRI, Senin (10/02/2020) mengatakan,semakin banyak sampah plastik dipinggiran laut, maka semakin besar ancaman bagi kelestarian ekosistem di laut. Meski ancaman kerusakan tak hanya berasal dari sampah plastik, tetapi dia tetap mengingatkan bahwa dampak yang ditimbulkan dari sampah plastik juga sangat berbahaya.

“Untuk itu, mari selamatkan laut Indonesia dan ekosistemnya dari sampah, terutama pemilik cafe yang ada di Suak Indrapuri Ujung Karang,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, jangan hanya memikirkan untung semata, akan tetapi bagaimana kita menjaga keindahan dan menjaga ekosistem di laut, ekosistem laut yang bermanfaat sangat banyak untuk masyarakat.

"Kalau bukan mereka yang buang siapa juga, ya mereka sebagai pedagang harus sadar jangan sudah menerima rupiah asal buang begitu saja. Keindahan pantai dan ekosistem laut kan juga harus dijaga demi masyarakat banyak," tandasnya.

Dirinya berharap kepada Dinas terkait agar memberikan pemahaman kepada para pedagang yang ada diujung karang agar mereka tidak membuang sampah sembarangan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00