MAA Aceh Barat Perkuat Syariat Islam Melalui Kearifan Lokal

KBRN, Meulaboh: Hingga saat ini Pemerintah Aceh Barat melalui Majelis Adat Aceh Kabupaten Aceh Barat terus berupaya melakukan penguatan implementasi budaya berbasis syariat islam.

“Melalui program Meuadab, kita terus melakukan beberapa langkah penguatan budaya syariat islam dibumi Teuku Umar.”Ujar Ketua MAA Aceh Barat Cut Agam kepada RRI Selasa (14/01/2020).

Kata Cut Agam , pihaknya akan melakukan penguatan pendidikan berbasis nilai-nilai moral dengan menghadirkan kurikulum Aceh islami untuk setiap jenjang pendidikan. Selain itu, pihaknya juga melakukan penguatan budaya masyarakat adat yang berdampak kepada peningkatan kepekaan sosial, penguatan eksistensi kelembagaan institusi keislaman dalam menyebarluaskan nilai-nilai keislaman, serta mendorong sifat keteladanan dari pimpinan masyarakat di setiap tingkatan.

“adat dan hukum di Aceh sudah jelas tertuang dalam lembaran daerah, tinggal disosialisasikan kepada masyarakat agar lebih paham dan mengenal adat di daerah sendiri.”imbuhnya.

Ia menyampaikan, bahwa era saat ini kondisi adat dan budaya bisa melenceng dari kearifan lokal Aceh, terutama yang mengatur tentang tatanan kehidupan sosial masyarakat yang berlandaskan hukum agama Islam.

“Dengan  harapan  peran semua stekholder terkait mendukung, bahwa landasan utama penguatan hukum adat di Aceh adalah hadih maja yang sudah begitu dikenal yakni, Adat bak po teumeureuhom, hukom bak syah kuala, qanun bak putroe phang, reusam bak laksamana.”harapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00