Jembatan Gantung Keuramat Aceh Barat Teramcam Roboh Erosi Sungai

KBRN, Meulaboh : Masyarakat Gampong Keuramat, Kabupaten Aceh Barat meminta pemerintah daerah setempat dan Pemerintah Aceh segera menanggulangi erosi Krueng Meureboe yang kondisinya kian parah.

Tokoh Pemuda Babah Kreung  Meulaboh, Anas Taufik mengatakan, dampak erosi tersebut selain telah merusak puluhan hektare lahan perkebunan warga, juga tela menghantam lahan pemukiman warga setempat, serta  mengancam robohnya  jembatan penghubung Gampong  Keuramat dengan Babah Krueng Tepleb.

"Beberapa waktu lalu, satu unit rumah warga yang bagian dapurnya telah ambruk ke dasar sungai terpaksa harus dibongkar oleh warga untuk menghindari jatuh korban jiwa dan makin bertambahnya kerugian yang diderita oleh korban," kata Tokoh Pemuda Babah Kreung  Meulaboh, Anas Taufik kepada RRI  di Meulaboh, Jum’at (06/12/2019) 

Ketika terjadi banjir besar awal tahun 2014 dan diperparah dengan bencana susulan beberapa bulan lalu, membuat arus sungai Krueng Meureuboe yang deras langsung menerjang sepanjang bantaran sungai di wilayah bantaran sungai Meureubo.

"Tidak hanya lahan perkebunan, terjangan banjir juga menghantam lahan Saat ini ancaman erosi sungai sangat meresahkan warga, karena jarak antara bantaran sungai dengan pemukiman warga lainnya tinggal sekitar belasan  meter lagi," ujarnya.

Masyarakat sangat mengharapkan Pemkab Aceh Barat dan Pemerintah Aceh segera mengambil kebijakan untuk menanggulangi bencana erosi dengan cara membangun tanggul menggunakan batu gajah di sepanjang bantaran sungai Gampong Keramat tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00