Korupsi Dana Desa, Tiga Perangkat Desa Aceh Barat Ditangkap

KBRN Meulaboh: Aparat Kepolisian Resor Aceh Barat, Polda Aceh menangkap tiga orang aparat desa di daerah setempat karena diduga melakukan tindak pidana korupsi dana desa yang disalurkan dari tahun anggaran dari 2013 - 2017.

"Dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi ini ditemukan kerugian Negara sebesar Rp318 juta lebih," kata Kapolres Aceh Barat AKBP Bobby Aria Prakasa, dalam konferensi pers di Mapolres, Rabu (18/9/2019) sore.

Tiga orang pelaku yang diamankan merupakan aparat Gampong/ Desa Alue Sikaya, Kecamatan Woyla Barat, masing - masing berinisial HD yakni mantan Keuchik/ Kepala Desa, kemudian MT Kaur Pembangunan dan MZ selaku bendahara desa.

Baca juga: Mantan Kabid Dinas Pertanian Ditangkap Korupsi Dana Program Kedelai

Kapolres berkata, polisi mengamankan beberapa dokumen sebagai barang bukti perkara dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana desa yang bersumber dari APBN, APBA dan APBK tahun anggaran 2013, 2015, 2016 dan 2017.

Dalam perkara ini ditemukan kerugian kerugian keuangan Negara berdasarkan laporan hasil audit Inspektorat Kabupaten Aceh Barat yaitu sebesar Rp318.551.096. Aksi kejahatan ini dilakukan dengan modus membuat laporan fiktif.

"Modus operandi yang dilakukan oleh ketiga pelaku yaitu membuat laporan pertanggungjawaban fiktif terhadap sebagian kegiatan yang terdapat dalam APBG - P dan menggurangi volume pekerjaan fisik (tidak sesuai dengan RAB," jelasnya.

Ketiga pelaku disangkakan dengan pasal 2 ayat 1 pasal 3 Undang - Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke - 1e KUHPidana.

Dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana paling singkat empat tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00