Kakanmenag Aceh Barat : Jamaah haji Aceh Barat dalam kondisi sehat di Arab Saudi

KBRN, Aceh Barat: Kantor Kementerian Agama Aceh Barat menyebutkan, jamaah calon haji asal Aceh Barat yang sudah berada di Arab Saudi dalam kondisi sehat, namun Kakanmenag Aceh Barat Samsul Bahri tetap meminta jamaah menjaga kondisi kesehatan mengingat proses ibadah haji masih panjang.

“Alhamdulillah berdasarkan informasi yang kita terima dari PPIH Embarkasi Aceh, kondisi jamaah Aceh Barat dalam keadaan sehat, walaupun suhu di Madinah mencapai 45 derajat Celsius , namun tidak menyurutkan semangat jamaah untuk menuju kepuncak Haji Wukuf Arafah pada Kamis (04/07/2022).,” kata Kakanmenag Aceh Barat Samsul Bahri kepada, rri.co.id, Senin (04/07/2022).

Dijelaskan Kakanmenag Aceh Barat, petugas kloter dan kesehatan PPIH Embarkasi Aceh selalu mengingatkan jamaah agar senantiasa menjaga kesehatan dan disiplin istirahat, karena puncak ibadah dan perjalan haji juga masih tersisa beberapa hari lagi.

“petugas disana terus mengingatkan jamaah untuk memakai payung dan masker, yang secara berkala dibasahi dengan air menggunakan botol semprot karena cuaca panas kepada para Jamaah Aceh.”ujarnya.

Kemudian, jamaah juga diimbau memakai kacamata hitam, membawa bekal air minum yang telah diberi oralit guna mencegah terjadinya dehidrasi. Jamaah juga diminta membawa bekal makanan yang dapat dikonsumsi saat menunggu atau setelah pelaksanaan shalat.

“Jamaah kita Aceh Barat juga selalu diingatkan untuk sering minum, jangan tunggu haus,” katanya

Seperti diberitakan sebelumnya, Sebanyak 71 CJH Aceh Barat yang masuk dalam kloter lima itu telah diberangkatkan ke Jeddah, Arab Saudi pada Minggu (19/6/2022) dini hari sekira pukul 03.15 Wib, bersama para CJH dari berbagai kabupaten/kota lainnya di Aceh. CJH yang tergabung dalam kloter lima adalah sebanyak 387 jamaah dari sepuluh kabupaten di Aceh.

Yaitu Aceh Besar, Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Jaya, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Simeulue, Subulussalam, Aceh Singkil, dan Pidie. Tergabung juga dalam kloter 5 ini petugas sebanyak enam orang, terdiri dari empat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), dua Petugas Haji Daerah (PHD).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar