Kawasan Wisata Jembatan Biru Simeulue Jadi Spot Mancing Ikan Tamban

Warga memancing ikan Tamban atau Lemuru di kawasan wisata Babang, Simeulue | Foto: Jenedi Rahman/RRI

KBRN, Simeulue: Jembatan Biru di kawasan wisata babang, Kota Batu, Simeulue Timur, kini menjadi tempat memancing ikan dadakan. Kegiatan itu kini menjadi kebiasaan baru bagi sejumlah warga ketika sore hari tiba.

Tak sedikit warga memanfaatkan waktu senggang sepulang kerja atau pada hari libur untuk memancing ikan di kawasan wisata itu.

Tak heran, setahun terakhir kawasan itu kini menjadi "sarang" ikan tamban. Fenomena ikan yang muncul dan menetap di kawasan itu menjadi berkah tersendiri bagi sebagian warga. 

Banyak warga yang memancing ikan di sana. Tak sekedar mencari lauk untuk di rumah tetapi mereka manfaatkan guna menambah penghasilan.

Salah satunya Ihsan, warga Kecamatan Simeulue Timur ini mengakui memang banyak ikan tamban di kawasan wisata babang itu. Saban sore dikatakannya, ia tak perna absen untuk ikutan memancing ikan bersama warga lainnya di sana.

" Sebenarnya kemunculan ikan tamban di situ sudah lama, tapi saya baru beberapa kali ke sana, ikannya memang banyak,"ujar Ihsan kepada RRI, kemarin.

Bukan sekedar iseng, Ihsan ikut memancing ikan tamban di sana untuk lauk di rumah. Jika hasilnya banyak tak jarang ia jual kepada warga yang suka dengan ikan  jenis plagis kecil dengan nama ilmiah Sardinella longicepsSardinella longiceps, itu.

Ihsan mengatakan, biasanya ia pergi memancing ke lokasi wisata itu pada sore hari, usai sholat Ashar. Setiap hari ia bisa mengumpulkan ikan setengah timba cat atau atau 5 kantong kresek. Satu kantong, jika dijual kata Ihsan, harganya Rp 10 ribu - 15 ribu.

Bila cuaca bagus, ia bisa memancing ikan lebih lama dengan hasil yang lebih banyak pula.

Pantauan RRI pada Kamis 29/6/2022 kemarin, betul saja, ternyata ada banyak warga yang memanacing ikan di sana. Ada yang sengaja membawa keluarga. Bahkan ada sebagian dari mereka yang datang lebih awal dengan membawa bekal untuk sekedar mengisi perut kosong.

Pemancing terlihat duduk santai berjejer di tepi jembatan biru yang dulu kerap menjadi spot berswafoto yang keren, dengan peralatan seadanya. Mereka terlihat begitu serius memegang kail. Sesekali kail diangkat saat umpan sudah dilahap ikan tamban atau Lemuru itu.

Penasaran ? Ayo ke mari ikutan mancing mania bersama warga. Jarak lokasi ini dari pusat Kota Sinabang tidak begitu jauh. Hanya membutuhkan 10 - 15 menit saja. Untuk bisa sampai ke tempat ini bisa diakses menggunakan sepeda motor dan Mobil.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar