GeRAK Tantang Penegak Hukum Tuntaskan Kasus OTT di Aceh Barat

KBRN, Meulaboh: Aktivis Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) menantang aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bimbingan Teknis (Bimtek) yang pernah terjadi pada 2019 lalu.

"Paska kejadian 2019 dan hingga saat ini, kasus OTT Bitmek tersebut mengambang begitu saja dan diduga menimbulkan potensi kerugian negara miliaran rupiah," kata Koordinator ReRAK Aceh Barat, Edi Syahputra, Senin (23/5/2022).

GeRAK Aceh Barat mempertanyakan komitmen penegakan hukum dari pihak aparat penegak hukum. Pasalnya kasus tersebut pernah mencuat kepermukaan dan sudah ada penetapan tersangka sebelumnya, kemudian hilang misterius.

Apalagi kata Edi, Sekretaris Satgas Saber Pungli Pusat Irjen Pol Dr. Agung Makbul, Drs. S.H, M.H. turun ke Aceh Barat guna melakukan sosialisasi Perpres Nomor 87 Tahun 2016, ia berharap juga ikut menyeret kasus OTT tersebut agar terbuka kembali.

"Kita harap kedatangan Sekretaris Saber Pungli pusat itu bisa membuka kembali lembaran atau berkas kasus OTT yang sudah terkesan di diamkan, padahal sangat banyak kerugian uang Negara saat itu," tegasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar