Pemda Simeulue Terima Kedatangan Tim Audit BPK RI, Seluruh Kepala SKPK Dihadirkan

Dok. Humas Pemda Simeulue

KBRN, Simeulue: Pemerintah daerah Simeulue menerima kedatangan tim audit Badan Pemerikasaan Keunagan (BPK) RI perwakilan Aceh. Pertemuan antara BPK RI dan Pemda kepulauan itu diadakan di Aula Setdakab setempat pada Kamis 27/1/2022.

Acara tersebut dihadiri seluruh Camat dan Kepala Dinas dalam lingkup pemerintahan Kabupaten kepulauan tersebut.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Simeulue Marlian, S.IP dalam laporannya menyebutkan bahwa, kedatangan BPK RI perwakilan Aceh ke Simeulue untuk melakukan audit atas laporan keuangan daerah.

" Selama 30 hari kedepan Tim akan melakukan audit pendahuluan terkait keuangan daerah. Kemudian nanti dilanjutkan dengan audit terinci,"ujarnya.

Sementara itu, Pengandali tehnik BPK RI Perwakilan Aceh, Al Ansori menjelaskan kedatangan mereka ini untuk melakukan rangakaian kegiatan audit pemeriksaan laporan keungan daerah Simeulue tahun 2021.

" Pertama kami akan menguji kontrol pengendalian internal, bagaimana desain dan tindak lanjut pemeriksaannya, pengujian substantif dan sebagainya," ujar Al Ansori.

Kegiatan proses pemeriksaan itu dikatakannya, tidak saja melibatkan ASN saja, pihaknya juga akan melakukan pemanggilan terhadap pihak ketiga jika diperlukan, seperti kontraktor dan konsultan.

Dihadapn seluruh Kepla SKPK, Al Ansori mengingatkan tidak percaya dengan orang - orang yang mengatas namakan BPK RI dengan meminta sejumlah dana.

" BPK tidak memungut dana dalam bentuk apapun. Kecuali data,"kata Al Ansori Pengandali tehnik BPK RI Perwakilan Aceh.

Pada kesempatan itu Bupati Simeulue Erli Hasim meminta kepada seluruh SKPK untuk membiat satu tim. Tim itu dimaksud bekerja untuk mendampingi Tim audit BPK RI selama berada di Simeulue.

"Jadi seluruh kebutuhan yang diperlukan oleh BPK, tim inilah yang akan menyiapkan. Sehingga tidak harus sibuk dari hulu ke hilir untuk mengumpulkan data,"katanya.

Terakhir Bupati meminta agar setiap SKPK dalam lingkup pemerintah agar memberikan data yang otentik kepada tim audit dari BPK RI perwakilan Aceh.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar