Dua Terdakwa Kasus Korupsi Pengadaan Lapangan Bola Kaki di Simeulue Ditahan di Rutan Kajhu

Ist

KBRN, Simeulue: Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Simeulue, menahan dua terdakwa dugaan kasus korupsi pengadaan lapangan bola kaki Desa Leubang Hulu, Kecamatan Teupah Barat Simeulue.

Kedua terdakwa yakni NZ (44) dan ND (36). Keduanya ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) kelas II Banda Aceh.

Adapun dasar penahan terdakwa oleh JPU berdasarkan penetapan Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Banda Aceh, dengan nomo surat putusan 5/Pid.sus-TPK/2002/PN Bna, tentang pengalihan penahan dalam perkara terdakwa.

Kasi Intel Kejari Simeulue, Suheri Wira Fernanda SH MH, kepada RRI menjelaskan, bahwa kedua tersangka sebelumnya sebagai tahanan Kota.

"Kemudian atas penetapan Hakim, kedua terdakwa dialihkan dari tahanan kota ke Rumah Tahanan kelas II B Banda Aceh,"ujar Kasi Intel Kejari Simeulue, Suheri Wira Fernanda SH MH kepada RRI pada Kamis 20/1/2022.

Kedua terdakwa ditahan selama 20 hari terhitung sejak 20 Januari hingga 9 Februari tahun 2022.

Dalam surat penetapan pengalihan penahanan, dijelaskan keduanya ditahan ke rumah tahanan menimbang bahwa tendakwa bertempat tinggal di Sinabang Kabupaten Simeulue.

Sedangkan persidangan dilaksanakan di pengadilan tindak pidana korupsi pada pengadilan negri Banda Aceh, yang jelas dan nyata sangat berjauhan. Sehingga apabila dihubungkan dengan ketentuan pasal 21 ayat (1) KUHAP, maka dengan jarak tersebut majelis menghawatirkan terdakwa akan melarikan diri ataupun sulit untuk di hadirkan yang pada akhirnya akan mempersulit proses pemeriksaan di pengadilan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar