Lakukan Peletekan Batu Pertama Tugu Kongres Pancasila I, Ini Pesan Bupati Aceh Barat H. Ramli Ms

KBRN, Aceh Barat: Bupati Aceh Barat H  Ramli Ms melakukan peletakan Batu pertama Tugu Kongres Santri Pancasila I didepan pintu masuk Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh Rabu (19/01/2022).

Peletakan batu pertama tugu kongres pancasila ini turut dihadiri Kapolres Aceh Barat, Danrem 012/Teuku Umar, Dandim 0115/Aceh Barat, Dandenpom Aceh Barat beserta seluruh unsur Forkopimda dilingkup Pemerintahan Kabupaten Aceh Barat.

Bupati Aceh Barat H. Ramli Ms ketika ditemui rri.co.id Rabu (19/01/2022) mengatakan, pembagunan tugu ini Berdasarkan konsep dalam memperingati momentum bersejarah bahwa santri dan ulama di Aceh telah menggelar Kongres Santri Pancasila pertama di Indonesia serta mengingatkan kembali sejarah kepada masyarakat Aceh dan rakyat Indonesia, bahwa Pancasila dan Bangsa Indonesia lahir dari tangan dan perjuangan para ulama, santri, dan rakyat dalam membela serta memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain itu tambah Bupati Aceh Barat H. Ramli Ms, tugu ini juga menunjukan sebuah kepada masyarakat dan Pemerintah Republik Indonesia bahwa rakyat Aceh sangat mencintai Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) hingga saat ini.

“tugu ini lahir setelah acara kongres Pancasila pada sabtu (13/11/2021) di halaman GOS Meurebo Aceh Barat yang dihadiri para ulama, santri dan akademisi se-Aceh. jajaran Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Plt. Sestama BPIP Karjono, Deputi BPIP Prakoso, Stafsus Dewan Pengarah BPIP Benny Susetyo, Unsur Pemprov Aceh dan Pemda Aceh Barat, DPRK, serta Baznas Pusat dikegiatan tersebut. Kita minta kepada Dinas PUPR Aceh Barat ini dua bulan harus kelar.”Imbuh Bupati Aceh Barat H.Ramli Ms.

Sementara itu Kadis PUPR Aceh Barat Kurdi menjelaskan, tugu tersebut nantinya mempunyai total ketinggian sebelas meter. Ketika ditanyai tentang konsep tugunya Kurdi menambahkan, konsep ini merupakan perpaduan terjemahan dari konsep Bupati Aceh Barat. H. Ramli Ms yang ditranslate kan menjadi sebuah perpaduan.

“tinggi tugunya mencapai delapan meter dan tinggi lambang garuda mencapai tiga meter dan ditopang lima pilar (tiang). Desainnya sendiri kita terjemahkan dari konsep bapak Bupati Aceh Barat H.Ramli Ms yang kita translate kan konsepnya sempurna seperti yang akan kita bangun”jelasnya.

tambah Kurdi, nantinya Pada masing-masing pilar juga terdapat sila Pancasila dengan aneka warna. Kemudian pada bagian atas di bawah burung Garuda juga akan dipasang foto para ulama Aceh.Sedangkan di bagian depan tugu juga akan dipasang logo Kabupaten Aceh Barat dengan diapit dua senjata tradisional khas Aceh Barat yakni Rencong.

Pembangunan tugu Kongres Santri Pancasila I ini menelan anggaran sebesar Rp600 juta dan akan dirampungkan dalam tempo 60 hari.

“kalo anggaran pembangunan tugu kongres ini menghabiskan biaya Rp600 juta sesuai apa yang disampaikan bapak Bupati Aceh Barat tadi ketika ceremonial. Sesuai amanah tugu ini akan kita kebut pengerjaannya dua bulan harus siap.”tegas Kurdi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar