Warga Teupin Panah Desak PT Betami Segera Serahkan Sertifikat Lahan Plasma

KBRN, Meulaboh : Warga masyarakat Teupin Panah Kecamatan Kaway XVI Aceh Barat meminta agar perusahaan segera mengembalikan kepemilikan  sertifikat Lahan plasma yang di kelola oleh PT. Betami selama 8 Tahun.

"Lahan Plasma milik masyarakat, seluas 44.9 HA, telah dimanfaatkan oleh perusahaan selama 8 tahun lebih tidak ada manfaat yang dirasakan oleh masyarakat khususnya pemilik dan penerima Program plasma dari perusahaan perkebunan tersebut, "Kata Geuchik Teupin Panah, Juriyah kepada RRI di Meulaboh, Minggu (05/12/2021).

Selama pengelolaan plasma yang dilakukan oleh perusahaan selama 8  tahun terakhir yang di prediksikan dengan tingkat produksi sawit per hektare  2 ton.

"Hasil produksi 2 ton setiap hektare makanya seyogyanya masyarakat mendapatkan manfaat dari hasil tersebut namun masyarakat tidak menerima, maka kita akan ambil alih untuk menjadi masyarakat," Tegas Juriyah.

Dia menjelaskan pihak pemerintah desa telah melakukan komunikasi dengan pihak perusahaan terkait untuk menyerahkan  sertifikat lahan plasma masyarakat dengan jumlah kepemilikan 110 sertifikat.

"Hingga kini kita hanya menerima janji saja dalam minggu ini, akan diserahkan tapi belum terealisasi, malah masyarakat diminta sejumlah pembayaran perawatan, hal ini sangat bertolak belakang, sementara pemanfaatan lahan dari hasil perkebunan seluas 44.9 Hektare tidak pernah dihitung oleh perusahaan, " Ucapnya.

Geuchik ingatkan perusahaan PT Betami untuk segera mengembalikan kepemilikan sertifikat, karena lahan tersebut murni miliknya masyarakat Teupin panah, dalam pekan ini juga akan melakukan penetapan tapal batas yang akan melibatkan dinas perkebunan dan pihak legislatif kabupaten Aceh Barat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar