Jenazah Serda Putra Yang Gugur di Papua di Pulangkan Lewat Jalur Laut

Mobil ambulance TNI membawa peti jenazah Serda Putra Rahadi terparkir di dalam KMP Teluk Sinabang sebelum keberangkatan menuju Simeulue, Aceh, Minggu (5/12/2021).jpeg

KBRN, Meulaboh: Isak tangis keluarga mewarnai suasana keramain saat penjemputan jenazah Serda Anumerta Putra Rahadi di Pelabuhan Penyeberangan Meulaboh, di Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, pada Minggu (5/12/2021) sore.

Serda Putra Rahadi gugur, ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo, Papua pada Jum'at 3 Desember 2021, jenazahnya dipulangkan ke Dusun Sedap Malam, Desa Suka Maju, Kecamatan Simeulue, Aceh.

"Almarhum juga sebagai salah satu tulang punggung keluarga yang selama ini membantu orang tua kami. Ia adalah kebanggaan keluarga menjadi anggota TNI," kata Heri, kakak kandung Serda Putra kepada wartawan di pelabuhan penyeberangan Meulaboh, Kuala Bubon. 

Sosok anak dari pasangan Darlinsyah (57) dan ibu Warni(49) itu, selama ini dikenal keluarga adalah orang yang pendiam, namun tetap santun dan baik dalam di dalam keluarga, sehingga kepergiannya menjadi duka bagi keluarga.

Dalam mobil ambulan jenazah milik TNI, Heri terlihat duduk setia di samping peti jenazah adiknya itu yang sudah dibalut dalam peti. Jenazah adiknya itu dibawa pulang melalui jalur laut dengan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Teluk Sinabang.

Peti jenazah prajurit TNI-AD ini ikut diantarkan langsung oleh Kasdam Iskandar Muda (IM) serta sejumlah pejabat Kodam lainnya serta dijemput Komandan Kodim untuk diantar langsung ke pihak keluarganya di Pulau Simeulue.

"Sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dan TNI Serda Putra dipulangkan ke kampung asalnya, yang ikut didampingi langsung oleh bapak Kasdam, dan besok direncanakan akan dilakukan

upacara pemakaman secara militer," kata Dandim 0105/ Aceh Barat, Letkol Inf Dimar Bahtera kepada wartawan saat mengawal pemulangan jenazah di Pelabuhan Penyeberangan Lhok Bubon.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar