BPBA Berikan Bantuan Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana untuk 14 pemilik usaha Korban Kebakaran di Lhoknga

KBRN, Aceh : Pemerintah Aceh melalui Tim Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana (PEPB) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) hari ini bertolak ke Meunasah Desa Lamgaboh, Kecamatan Lhoknga, kabupaten Aceh Besar guna memberikan bantuan  kepada 14 pemilik usaha korban kebakaran. Kamis (2/12/2021).

Penyerahan bantuan PEPB korban kebakaran dipusatkan di Gampong Lamgaboh kecamatan Lhoknga karena jumlah korban yang mendapat bantuan usaha PEPB ini 9 orang terdiri dari  pemilik usaha sovenir rotan yang terbakar 28 Juli lalu di Desa Lamgaboh, Kecamatan Lhoknga.

Sedangkan korban lainnya akibat kebakaran tanggal 17 Juni 2021 di kecamatan Indrapuri Gampong Sinyeu menyebabkan 2 usaha masyarakat hangus terbakar, diikuti kebakaran tanggal 7 Juli 2021 menyebabkan 2 unit usaha masyarakat terbakar dan terakhir kebakaran tanggal 2 Agustus 2021 di kecamatan Darul Imarah Gampong Lamreung menghanguskan 1 unit usaha masyarakat.

Jenis usaha masyarakat yang terbakar bermacam macam yaitu 8 unit usaha kerajinan sovenir dari Rotan, 2 unit usaha rumah makan, 1 unit usaha pakaian, 1 unit usaha dosmeer sepeda motor, 1 unit usaha gorden, 1 unit usaha dagang klontong.

Penyerahan bantuan ini diberikan langsung oleh Kepala Pelaksana BPBA, Dr. Ir, Ilyas, MP didampingi Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBA, Said Ashim, SE dan Kalak BPBD Aceh Besar, Farhan. AP serta Forkopimcam Lhoknga dan masyarakat setempat.

“Semoga bantuan ini bisa melanjutkan usaha para warga korban terdampak kebakaran dan bisa mengurangi beban mereka”Ungkap Ilyas yang akrap disapa Abi.

Abi juga mengungkapkan bahwa keinginan dari Pemerintah Aceh melalui bantuan ini agar bantuan pemulihan ekonomi pasca bencana ini dapat bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya daerah pasca bencana, untuk mengarahkan pada pencapaian kemandirian masyarakat dan untuk membangun perekonomian masyararakat pasca bencana menjadi lebih baik ke depan.

“Sasaran penerima manfaat pemulihan ekonomi yang terdampak seperti petani, pekebun, peternak, nelayan, pedagang, perajin, seniman, pelaku usaha wisata dan pelaku usaha lainnya” Jelas Abi.

“Kembangkan terus usaha dengan penuh semangat sehingga menjadi orang yang sukses dan dapat menambah lapangan kerja untuk orang lain lagi” Ungkap Abi dalam sambutannya.

Terakhir Abi berharap agar bantuan yang telah diberikan ini tidak dialihkan dan menjual kepada pihak lain kecuali barang jual beli karena akan ada pemeriksaan kembali dan akan diminta laporan secara lisan/tulisan. Bantuan ini diharapkan pula dapat berguna bagi kelangsungan pemulihan ekonomi para warga.

Pada kesempatan yang sama Kalak BPBD Aceh Besar, Farhan AP mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Aceh melalui BPBA yang telah memberikan bantuan kepada 14 pedagang yang usahanya hilang dilalap si jago merah.

“terima kasih atas bantuannya mudah-mudahan berkah dan dapat dipergunakan korban dengan sebaik-baiknya” Sambut Farhan.

Beliau juga mengakui perhatian Pemerintah Aceh melalui BPBA selama ini sangat intens terhadap korban bencana khususnya yang terjadi di wilayahnya. Seperti bantuan PEPB yang telah diberikan kepada korban banjir bandang Ie Suhom  dan korban kebakaran di Gampong Dham Ceukok tahun lalu.

Pihak Forkopimcam Lhoknga dan BPBD Kabupaten Aceh Besar telah berkomitmen untuk memantau dan melakukan pembinaan secara berkelanjutan terhadap penerima bantuan sehingga bantuan yang diberikan tidak sia-sia dan digunakan selayaknya dan seefektif mungkin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar