48 Calon di Kuala Pesisir Perebutkan 15 Kursi Keuchik pada Pilchiksung 2021

Dokumentasi Dialog RRI Menyapa, Selasa (30/11/2021).jpeg

KBRN, Meulaboh: Sebanyak 48 orang calon Keuchik di Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, Aceh bersaing memperebutkan 15 kursi kepala desa dalam Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung) serentak tahun 2021.

Camat Kuala Pesisir, Adnan, SH, menyampaikan, pelaksanaan hari pencoblosan secara serentak dijadwalkan pada 9 Desember 2021, Pilchiksung di Kuala Pesisir dilksanakan bersamaan dengan seluruh peserta dari kecamatan lain di Nagan Raya.

"Semua proses tahapan sedang berlangsung, mulai dari pendaftaran verifikasi berkas oleh P2K dan semua calon Kechik di Kuala Pesisir telah melakukan deklarasi damai yang kita fasilitasi," katanya dalam Dialog RRI Menyapa, Selasa (30/11/2021).

Secara menyeluruh di Kabupaten Nagan Raya ada 175 desa yang ikut Pilchiksung dari total 222 desa di 10 kecamatan, sementara di Kuala Pesisir diikuti 16 desa/ gampong, namun satu gampong tidak mengikuti Pilchiksung karena masa jabatan kepala desa yang berakhir pada tahun 2023 mendatang.

Sehingga total peserta yang telah mendaftar sebagai calon keuchik di Kuala Pesisir sebanyak 48 orang, masing - masing gampong muncul nama kandidat sebanyak 2 orang hingga paling banyak 6 orang. 

"Kami pihak kecamatan atau Muspika di Kuala Pesisir, menjadi tim pengawas secara langsung dalam proses administrasi pelaksanaan kegiatan Pilchiksung di Kabupaten Nagan Raya," imbuhnya.

Adnan, SH menuturkan, bahwa jika ada terjadi persoalan semisal pelanggaran yang dilaporkan masyarakat, maka secara administrasi akan ditampung dan dimediasi pihak kecamatan, namun jika tidak selesai maka bisa sampai ke level kabupaten.

Ia berharap, dari deklarasi damai yang telah berlangsung beberapa waktu lalu telah termuat beberapa poin yang dimunculkan dari kesepakatan bersama, apapun hasil pemilihan harus diterima dan semua calon bersaing secara sportif.

Adnan, mengingatkan kepada aparatur desa agar tidak terlibat politik praktis mendukung/ mengarahkan warga mendukung satu calon, karena jika ditemukan maka itu pelanggaran dan akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

"Harapan kami sesuai dengan bahasa kami di pedalaman Kuala Pesisir, Nek Menang Ojo Umuk, Nek Menang Ojo Ngamuk. Maknanya jika menang jangan sombong/ arogan, jika kalah jangan mengamuk," demikian Adnan, SH.

Sementara itu T R Sabarudin, salah satu kadidat calon peserta dari desa Lueng T Ben, menyampaikan, bahwa semua proses yang telah mereka lalui berjalan dengan baik dan berharap proses demokrasi ini berjalan dengan lancar.

"Saya berharap semua proses berjalan aman dan tentram. Kami akan bersaing secara sportif dan berharap semua kandidat juga mengikuti. Kami sampai saat ini semua kompak mengikuti proses Pilchiksung," demikian T R Sabarudin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar