Tim Gabungan Tertibkan 19 Warga Aceh Tak Berbusana Muslim

Ist.jpg

KBRN, Meulaboh: Tim Gabungan menertibkan 19 warga terdiri dari 9 pria dan 10 wanita yang melintasi Jalan Gajah Mada, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat karena tidak menggunakan pakaian/ busana muslim. 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Kasat Pol PP - WH) Aceh Barat, Dodi Bima Saputra, S.STP, M.Si, menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi dari pelaksanaan Qanun Nomor 11 tahun 2002 tentang Aqidah, Ibadah dan syiar Islam. 

"Fokus giat tim penertiban busana bagi masyarakat yang masih memakai celana pendek dan celana ketat yang tidak sesuai dengan syari'at islam," katanya dalam laporan tertulis diterima rri.co.id, Rabu (27/10/2021) siang. 

Qanun nomor 11 Tahun 2002  tentang Aqidah, ibadah dan syiar islam, salah satunya mengamanahkan untuk penertiban busana, Muslim, bagi pelanggar yang ditemukan maka diberi sanksi sosial membuat pernyataan tidak mengulangi sekaligus juga diberi sosialisasi. 

Dodi B Saputra, menyampaikan, giat tersebut dalam rangka peningkatan sosialisasi sehingga dipandang perlu terus  dilaksanakannya dengan  pengawasan gabungan secara berkala sampai ada revisi Qanun syari'at nomor 11 tahun 2002.

"Diharapkan seluruh warga Aceh Barat dapat mentaati peraturan tentang syariat islam yang berlaku," demikian Dodi B Saputra. 

Giat tersebut belangsung di Jalan Gajah Mada, seputar Kota Meulaboh dan tepatnya di jalan depan Kantor Bupati Aceh Barat. Tim Gabungan berjumlah 24 orang personil, yang di pimpin oleh Kasatpol PP dan WH Aceh Barat.

Tim memulai kegiatan dengan melaksanakan apel pengecekan kelengkapan personel yang dilaksanakan di halaman Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Selanjutnya tim bergerak ke TKP. 

Tim gabungan terdiri dari Satpol PP, WH, Satlantas Polres Aceh Barat, Personel Kodim 0105/ Aceh Barat, Denpom IM/2 Meulaboh. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00