Warga Aceh Jaya Diminta Tidak Bakar Lahan

KBRN, Aceh Jaya: Kepolisian Resort Aceh Jaya meminta masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sembarangan hingga menimbulkan terjadinya Karhutla.

Imbauan tersebut disampaikan Kapolres Aceh Jaya AKBP Harlan Amir dalam prees rilisnya kepada rri.co.id Selasa (12/10/2021), mengingat sejak beberapa terakhir cuaca panas melanda Kabupaten Aceh Jaya hingga mencapai suhu 32 derajat celcius.

“Dikarenakan wilayah kabupaten Aceh Jaya sesuai beberapa hari terakhir tengah dilanda cuaca panas, maka kita berharap masyarakat bijak dalam melakukan pembakaran, mulai dari membakar sampah dan serta tidak melakukan pembakaran terhadap lahan dengan alasan apapun,” ujarnya. 

Dirinya mengungkapkan, sejak memasuki bulan Oktober 2021 cuaca di kabupaten Aceh Jaya lebih didominasi oleh panas walaupun ada hujan namun hujan dengan intensitas rendah.

"Jikapun ada kebakaran atau segalanya, hujan yang mengguyur Aceh Jaya tidak mampu memadamkan api, karena hujan tidak deras malah masuk kategori rintik," imbuhnya. 

Menurutnya jika terjadi kasus Karhutla di Aceh Jaya bakal banyak pihak akan dirugikan terutama pemilik lahan yang membakar.

Dimana dapat dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Dalam UU Kehutanan menyatakan pembakaran hutan merupakan pelanggaran hukum yang diancam dengan sanksi pidana dan denda."tegasnya. 

Pasal 78 Ayat 3 UU 41/1999 menerangkan pembakaran hutan dengan sengaja maka dikenakan pidana paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar," terangnya.

Tentu saja, tambahnya, tidak ada pihak manapun termasuk kepolisian menginginkan hal tersebut terjadi.

Untuk itu dirinya mengimbau kepada masyarakat Aceh Jaya saat membuka lahan tidak dengan cara membakar, dan menggunakan cara yang lebih baik untuk menjaga kondisi daerah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00