Perdana Simeulue Ekspor Gurita ke Jepang

KBRN, Simeulue: Pemerintah daerah Kabupaten Simeulue launching ekspor perdana hasil laut yakni Gurita (Octopus SP), ke Tokyo, Jepang, pada Jumat 24/9/2021, di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Desa Lugu, Kecamatan Simeulue Timur.

Kepala dinas kelautan dan perikanan Simeulue Isdawati berharap semoga ekspor hasil laut dari Kabupaten paling barat NKRI ini terus dilakukan berkelanjutan, dan bukan berupa Gurita saja, namun hasil laut lainnya dapat juga diekspor keluar Negeri. 

"Semoga tidak kali ini saja seterusnya akan dilakukan kembali dan bukan gurita saja. Sehingga nelayan kita semakin semangat,"Ujar Isdawati dalam sambutannya.

Sementara itu General Manager Perindo cabang Belawan Arif Hidayat, menyebutkan Gurita yang diekspor hari ini sekitar 10 ton lebih. Ia menyebutkan kegiatan ekspor Gurita ke Tokyo, Jepang yang dilakukan hari ini merupakan perdana dilakukan di Aceh.

Suksesnya ekspor kali ini diharapkan kedepan semoga bisnis perikanan di Aceh, khusunya di Kabupaten Simeulue akan semakin maju.

" Ini pertama kali kami lakukan di Aceh. Secara lansung ekspor Gurita ke Tokyo Jepang dan ini merupakan satu kebanggan bagi kami. Semoga bisnis perikan di Simeulue akan maju kedepan,"Kata Arif Hidayat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Simeulue Erli Hasim menyebutkan selain Gurita, masih banyak komoditi laut yang ada di Kabupaten tersebut, seperti Lobster. Maka itu ia berharap semoga Perindo bisa membantu mengekspor hasil laut lainnya yang ada ke luar negeri.

"Semoga ekspor ini terus berkelanjutan sehingga mendatangkan berkah untuk masyarakat dan pelaku usaha perikanan di Simeulue," Imbuh Bupati.

Selain Bupati dan unsur Forkopimda Simeulue, acara itu juga turut dihadiri dan disaksikan secara virtual oleh Anggota Komisi IV DPR RI, Menteri Kelautan dan Perikanan, Kepala BKIPM – KKP serta Dirjen PDSPKP.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00